Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Manajemen Bisnis atau Psikologi, Ya?

Pilihan by Pixabay
(Tulisan ini untuk memotivasi)

Ya, tulisan ini untuk memotivasi (saya) dan sebagai mood booster, masih ada "mimpi" yang menanti. Sebagai manusia, sangat wajar memompa semangat pada dirinya. Berusaha, tapi tidak memaksakan kehendaknya, itu kuncinya. Saya meyakini, melalui tulisan, sesuatu yang kita impikan, akan terwujud di waktu yang tepat, bila nanti tak terwujud, ya mungkin bukan jalannya.

Dahulu, saya pernah menuliskan mengenai impian mengenai pendidikan, ingin melanjutkan program ekstensi dan alhamdulilah sudah terwujud. Untuk postingan tentang itu bisa baca di sini

5 Hal yang Tidak Mungkin Saya Lakukan Jika Kegagalan Menyapa

Via google 
Namanya kehidupan pasti pernah mengalami kalah - menang, bangkit - terpuruk hingga sedih dan bahagia. Pernah-kah kamu merasakan kegagalan ketika menginginkan sesuatu? Ketika perjuanganmu "berhenti sementara"? Jika iya, semoga postingan ini mampu membuat saya, kamu dan semua yang membacanya kembali bangkit dan berdiri lagi. Tulisan ini sekaligus menjawab tantangan yang berjudul " 5 Hal yang Mungkin Tidak Akan Saya Lakukan di Dunia Ini", maka saya akan menjawab tantangan ini yang intinya tetap sama, mengenai hal "tidak mungkin". Kalau mau ngintip tulisan Mak Windi Teguh bisa mampir ke sini, Mak.


Jangan Iri dengan Kehidupan Orang Lain, Jalan Hidupmu Berbeda!

Sumber : pribadi

Hai Desember 2016! Mengawali bulan Desember ini, aku mau sedikit curhat ah. Tahun 2016 ini, bagi saya terlalu cepat sekali bergulirnya atau saya yang terlalu menikmatinya ya? Hmmm...entahlah. Di tahun 2016 ini pasti sudah mengalami momen bahagia, sedih ataupun lainnya. Semoga kita selalu menjadi pribadi yang bersyukur ya ^^


5 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Melanjutkan Kuliah S2

Via Pixabay
Hai-hai, gimana perjalanan ngeblogmu? Pasti sudah banyak kemajuan dong, karena dunia blog menuntut kita untuk terus belajar seperti dalam hal mencari ilmu di bangku sekolah. Tidak ada yang salah untuk proses belajar dimulai dari hal-hal tidak dimengerti dan tidak tahu kemudian menjadi tahu dan mengerti. Hampir setiap orang mempunyai keinginan untuk bisa mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi dari jenjang Diploma sampai ke Profesor. Apakah keinginan kalian sama dengan keinginanku dimana masih mempunyai angan untuk melanjutkan kuliah lagi? Jika iya, mari tugas kita semoga bisa mewujudkannya hihi.


Bermimpi Setinggi Langit Salahkah?

Sumber : Pixabay
Hai September, gimana kabar resolusimu adakah yang berjalan sesuai rencana? Semoga tetap semangat ya! Malam ini kembali membuka lembaran yang pernah saya tulis di awal tahun 2016 ini dan tak terasa juga tahun ini sudah memasuki bulan ke sembilan, dimana dari perjalanan tahun 2016 sudah melewati setengah perjalanan. Kadang, kita sebagai manusia perlu untuk "menimbang" atau melakukan "intropeksi" diri tentang apa saja yang pernah dilakukan, setidaknya masih berada di "jalur benar". Ya, jalur benar ini seperti yang sudah kamu tuliskan tentang apa saja "harapanmu". Tanpa disadari postingan ini merupakan hasil dari saya membaca buku tentang Alpha The Guide karya Henry Manampiring, asli bukunya keren bangeeet!



Setiap manusia berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak lagi, oleh karena itu mempunyai mimpi setinggi langit salahkah?  Eitsss...tunggu dulu bermimpi di sini bukan hanya tentang ngimpi saja tanpa adanya usaha. Nah, postingan ini seperti memotivasi diri saya sendiri sih dan mempercayai bahwa kalau mempunyai mimpi setinggi langit itu gak salah dan tinggal kamu buktikan secara nyata saja sih sama mereka yang pernah menganggap kalau mimpimu itu mustahil diwujudkan.

Mendamaikan Diri Sendiri itu Penting!

Berbicara mengenai mendamaikan diri sendiri, maka kita akan sepakat bahwa yang mampu mendamaikan diri sendiri yaitu kita sendiri. Untuk apa sih, saya membuat postingan ini? Ya, sebagai sarana untuk intropeksi diri. Hmm..mendamaikan diri itu maksudnya apa sih? Bagi saya, mendamaikan diri sendiri itu seperti membuka sebuah lembaran baru dan memulainya dengan semangat. Untuk yang terjadi di masa lalu dan untuk sebuah harapan yang gak terwujud atau untuk sebuah permasalahan yang pernah kau alami, maka dari itu kita wajib mendamaikan diri sendiri dengan harapan semua yang terjadi di masa lalu mampu membuat kita sebagai manusia untuk belajar dari pengalaman.

Sumber gambar : google

Ketika Kekuranganmu dan Kelebihan yang Tersembunyi

Yihaaaa...postingan ini saya ingin sharing tentang motivasi nih. Motivasi diri sendiri memang sangat saya perlukan demi membangkitkan semangat. Yuk, ah kita memotivasi diri sendiri, kalau bukan diri sendiri lalu siapa lagi?Tips : Mencari Kelebihan Sendiri. Ketika kekuranganmu dan kelebihan yang tersembunyi menjadikan sebuah postingan, tidak lain hanya memberikan motivasi bagi saya pribadi, bahwa setiap orang pasti mempunyai kekurangan, disadari ataupun tidak disadari, banyak kekurangan yang sering menyapa diantaranya, pemalu atau pendiam. Nah, bagi saya itu salah satu contohnya dan harus kita perbaiki. Dan cara sederhana untuk memperbaiki kekurangan pada diri sendiri akan saya bahas pada postingan selanjutnya hihihi. Nah, jika kamu merasakan mempunyai kekurangan, maka kamu harus yakin pasti mempunyai kelebihan. Untuk mengetahui kelebihan sendiri, caranya sangat mudah. Kalian bisa mengeksplor diri sendiri untuk hal yang kamu sukai, bisa dilihat dari hobi. Ya, yang mengetahui kamu memiliki bakat di bidang A, B atau C adalah dirimu sendiri. Jadi, ayo mulai sekarang berdamai dengan dirimu sendiri.
Cara sederhana membangkitkan semangat untuk diri sendiri adalah dengan melakukan kegiatan positif dan bermanfaat. Dengan didorong kelebihan yang dimiliki. Jika ditanya, apa sih kelebihanku? Pasti yang mengetahui jawabannya adalah kamu sendiri. Nah, bagi yang sedang bingung mencari apa kelebihanmu, silahkan baca mengenai postingan yang berjudul


Mama dan Bapak, Sosok Inspirasi yang Membawa Kebahagiaan



Hmm...pada postingan ini, ijinkan saya untuk membahas mengenai sosok yang saya kagumi dan sangat berjasa bagi kehidupan saat ini. Mama dan Bapak, Sosok Inspirasi yang Membawa Kebahagiaan. Sosoknya, telah merawat secara tidak langsung maupun langsung dari sejak saya masih di dalam kandungan mama tercinta hingga sembilan bulan dengan penuh perjuangan dan rasa ikhlasnya. Untuk sosok yang kedua, yang telah menafkahi saya ketika masih bayi hingga sebelum kerja (dahulu), yaitu sosok lelaki yang saya sebut dengan kata Bapak. Ah, mereka berdua itu kolaborasi yang pas, cocok dan serasi. Postingan ini khusus saya persembahkan untuk sosok inspirasi yang telah menemani sampai saat ini, Mama dan Bapak. Tanpa terasa, ketika waktu semakin cepat dan saya merasakan takut kehilangan mereka berdua. Ketika umur saya sudah menginjak duapuluhan, memang tanpa disadari sangat mempengaruhi pola pikir saya. Dimana, saya sampai saat ini masih mempunyai mimpi untuk tetap bersama mereka berdua, Mama dan Bapak. 


Setidaknya, masih banyak harapan yang ingin saya persembahkan untuk sosok inspirasi yang saya idolakan. Sekarang, waktu dan bertambahnya usia yang mengajarkan saya untuk merubah pola pikir yang dulu dan sekarang dimana perbedaan itu sang at terlihat jelas. Saya bukanlah seperti mereka yang bisa bebas kemana saja, aktif di A atau B dan C. Kedua orang tua saya sangat selektif untuk kegiatan para putra-puterinya, namun tidak pernah melarang juga. Setidaknya, saya sebagai anak harus mampu memprioritaskan mana yang lebih penting dari yang penting. Mungkin dulu saya sempat egois, karena mau kesana dan kesini harus nekat dan hanya mementingkan kesenangan pribadi saja. Ayoooo...bagi kalian yang suka "kelayapan" mulu ke luar rumah, sudah kah Anda menikmati kebersamaan yang lebih hangat dan erat sama orang tua? Yuk, belum ada kata terlambat untuk berubah, setidaknya bisa membagi waktu yang lebih banyak lagi untuk bisa ngobrol atau ngumpul bersama orang tua. 

Semangat Berusaha dan Berjuang (Kembali) !

Tidak terasa, sudah hampir 1,5 tahun saya melanjutkan studi saya. Ya, untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak lagi dan pekerjaan impian, saya harus berjuang dengan kemampuan yang saya miliki sendiri. Setelah lulus dari Diploma tiga lalu pada tahun 2012, dan sempat istirahat sejenak setahun dan akhirnya saya daftar kuliah di tahun 2013. Seingat saya, bulan Maret lalu resmi menjadi mahasiswa. Jika melihat kuliah jilid kedua ini penuh jalan berliku *eh. Ya, berbeda dengan pertama kali kuliah masih dibiayain orang tua dan untuk melanjutkan ini harus biaya sendiri. Bekerja sambil kuliah itu tidak mudah loh dan rasa lelah gak bisa dibohongin begitu saja. Apalagi, jika pekerjaan di kantor sangat menguras otak untuk berfikir duuuuuh rasanyaaaa....ah sudahlah. Beberapa waktu lalu saya menuliskan tentang Bersabarlah untuk Skripsi, akhirnya...pada bulan September tahun ini saya bisa skripsi. Sebenarnya, pada skripsi kuliah kali ini harus bisa memanage waktu ya sebab banyak sekali aktivitas yang menyita waktu.

Sumber : Internet

Yuk, Bersemangat!

Sumber internet via @pedemunegeRI
Bersemangat adalah sebuah kata yang harus kita kobarkan setiap saat. Melalui kata semangat, kita mampu untuk membangkitkan dari rasa keputus-asaan ataupun rasa menyerah. Semangat ya! Ucapan itu sering kita dengarkan, dimana yang sering diucapkan oleh teman, sahabat, pacar ataupun keluarga. Tujuan mereka mengucapkan itu tidak hanya dan tidak bukan untuk menyemangati kamu. Mungkin mereka tidak tega melihatmu yang termurung oleh keadaan dan mencoba untuk menyemangatinya. Karena tanpa kita dasari, kita juga butuh semangat dari orang lain, selain dari kita sendiri. Oh iya, semangat itu seperti suntikan dimana yang keberadaannya sangat dibutuhkan suatu saat nanti, entah saat kita terpuruk atau saat kita tidak punya semangat. Jujur saja, rasa semangat itu sebagai landasan saya dalam menggapai impian-impian indah yang sedang saya rangkai, dan ditemani dengan usaha sebagai modal saya selanjutnya, berharap untuk impian apapun pun, akan terwujud nantinya (semoga). Apakah kata semangat hanya digunakan untuk menggapai sebuah impian saja? Tidak! Kata semangat, sangat diperlukan oleh manusia, untuk menjalani kehidupan ini, jika tak ada kata semangat maka kamu akan terdiam saja di suatu tempat.


Tataplah Masa Depanmu

Selamat Pagi para blogger, semangat puasanya ^^

Saya rindu sekali untuk ngeblog dan pada hari ini akhirnya saya bisa menuangkan rindu tersebut. Postingan ini semacam motivasi bagi saya pribadi, mengenai mimpi-mimpi indah yang sedang saya rangkai dan berusaha mewujudkannya. Ya, sedikit berbagi cerita mengenai bulan juni lalu. Seperti yang terjadi pada tahun yang lalu, saya dihadapkan pada sebuah peristiwa bahagia dan sedikit membimbangkan mengenai karir. Tak terasa, perasaan baru "kemarin" usia saya mulai bertambah secara berjalannya waktu, dan tahun ini kembali saya merasakan pertambahan usia tersebut meski dalam arti yang sebenarnya berkurang secara duniawi. Alhamdulilah, tahun ini masih bisa merasakan perbaikan dalam diri ini menuju yang lebih baik lagi, tanpa didasari perubahan kecil itu menuntut saya untuk lebih dewasa lagi dalam bersikap dan mengambil keputusan. Untuk usiaku, di tahun ini tanpa terasa umurku sudah saatnya memutuskan / memillih yang terbaik dalam perjalanan hidup ini. Dua puluh empat tahun, bukanlah usia yang sederhana lagi, namun usia yang menuntut aku harus bisa memilih / memutuskan mana yang terbaik, usia yang mengajarkanku banyaknya peristiwa yang aku lewati dimulai dari peristiwa yang mampu membuat gejolak hati hingga mengajarkanku mengenai survive dalam hidup. Tahun ini lebih berwarna-warni dibandingkan tahun lalu, dan semuanya itu adalah proses perjalanan hidup. Tiada kata lain yang bisa kuucapkan selain rasa bersyukur atas nikmatMU.