Featured Slider

3 Langkah untuk Memperoleh Kualitas Tidur, Apakah Kamu Sudah Menerapkan?

3 Langkah untuk Memperoleh Kualitas Tidur, Apakah Kamu Sudah Menerapkan? Tidur, merupakan faktor penting bagi seseorang. Setelah beraktivitas seharian, dari pagi hingga malam, rasa lelah menghampiri. Alangkah baiknya, dapat memanfaatkan sisa malam dengan tidur nyenyak, namun pada kenyataannya untuk bisa merasakan tidur nyenyak rasanya sulit sekali. Banyak faktor yang mengganggu ketika tidak bisa tidur nyenyak, diantaranya ada beban yang belum selesai atau memang insomnia. Tidur merupakan kebutuhan yang penting, mengapa? karena melalui tidur, sel, organ dan jaringan tubuh untuk bekerja secara normal. Maka dari itu, sebagai manusia harus menjaga kualitas tidur sebaik mungkin. Saya jadi teringat saat melakukan medical check up lalu, saat berkonsultasi dengan dokter, beliau memberikan arahan bagaimana memperoleh kualitas tidur yang baik.

Apa Harapanmu di Tahun 2023?

Apa Harapanmu di Tahun 2023? Membuka tahun ini dengan update blog cerita ringan saja. Sebagai bahan evaluasi diri, masih sama dengan beberapa tahun lalu di mana tidak mempunyai resolusi. Semakin ke sini, semakin sadar diri bahwa kesehatan dan menjalani sesuai dengan kemampuan adalah sebuah kebahagiaan. Tidak ada target ini A, B atau C, bukan karena tidak ada tujuan hidup tapi lebih ke arah nyata. Apakah kamu termasuk yang menulis resoulsi setiap tahun? Hidup di masa pandemi tidaklah mudah, ditambah dengan perekonomian global yang tak menentu, membuat manusia lebih menjaga keseimbangan dalam hidup. 

Taman, melihat taman membuat bahagia

Sebagai bahan renungan di tahun ini, ada beberapa harapan yang bisa dijalani, sebagai berikut :

Menikmati Jalan-jalan ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M

Menikmati Jalan-jalan ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M. Horeee cuti! Alangkah bahagianya saya saat bisa menikmati cuti dengan kelayapan haha. Sebenarnya, ingin rasanya cuti ke luar kota gitu, lihat hijau-hijau biar refresh. Namun, belum berjodoh untuk kelayapan dengan naik kereta api atau pun pesawat terbang. Lalu, ke mana saya saat cuti? Ya, saya bermain ke daerah Blok M. Ikuti postingan ini ya :)

Tempat bermain untuk anak-anak

Perjalanan saya ke Blok M, merupakan awal naik Mass Rapid Transit dan turun di stasiun Blok M pengalaman yang sangat membuat saya kagum, maklum baru pertama kali hehe. Semakin ke sini, khususnya DKI mulai berbenah, dari ruang terbuka untuk publik. Apakah yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Blok M? Terminal, Pasar Blok M atau yang lain?

Dengan kehadiran transportasi yang terintegrasi, maka dengan mudahnya kita menjelajahi Jakarta. Nah, bagi kamu yang sedang berkunjung ke Jakarta, semoga postingan ini bisa membantu :)

Mengoptimalkan Kemampuan Kognitif Anak dengan 8 Winning Skill!

Mengoptimalkan Kemampuan Kognitif Anak dengan 8 Winning Skill! Perkembangan jaman membuat orang tua untuk terus belajar setiap hari. Bahkan yang akan menjadi orang tua kelak juga harus upgrade diri dengan cara mengikuti webinar parenting sebagai modal ilmu   untuk diterapkan nantinya. Seperti yang saya lakukan, mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia dengan tema 'Maksimalkan Perkembangan Kognitif Anak melalui Daya Tahan Tubuh dan Stimulasi yang Tepat'. Ada satu kalimat dari orang tua yang mengatakan, menjadi orang tua itu tanggung jawabnya sulit. Sejenak, saya jadi merenung mengenai kalimat tersebut. Wajar, para orang tua khawatir mengenai buah hatinya, di mana harus mendidik buah hatinya menjadi anak percaya diri hingga siap menghadapi tantangan di masa depan. Pada dasarnya, kemampuan kognitif memegang peranan penting dalam keberhasilan masa depan anak. 

Narasumber Danone Indonesia
Oleh karena itu, Danone sebagai perusahaan yang memiliki kepeduliaan atas tumbuh kembang anak menghadirkan narasumber di antara lain : dr. Molly Dumakuri Oktarina, Sp.A(K) yang merupakan Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi ImunologiRatih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, Parenting Expert, CEO & Founder Personal Growth dan  Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi MKK. – Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia. 

Pengalaman Nonton Indonesia Open 2022 di Istora Senayan

Pengalaman Nonton Indonesia Open 2022 di Istora Senayan. Juni penuh berkah! Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan bulan Juni lalu. Masih teringat dalam ingatan, bagaimana perjuangan untuk mewujudkan keinginan saya yaitu untuk badminton secara live. Perjuangan untuk menonton badminton secara live dimulai dari mencari tiket. Drama selalu ada! Apalagi saat penjualan tiket sudah bisa dipesan, ada saja halangan yang menyapa, seperti server tidak bisa diakses. Anehnya, saat proses pemesanan tiket ternyata sudah ada link 'dalam' untuk beli tiket. Semoga tahun depan masalah pertiket-an badminton bisa lebih baik lagi dan transparan. 

Danone Community Engagement Day 2022 Mendorong Konten Kreator akan Kesadaran Lingkungan, Simak Yuk!

Danone Community Engagement Day 2022 Mendorong Konten Kreator akan Kesadaran Lingkungan, Simak Yuk! Jika berbicara mengenai lingkungan, maka akan tertuju ke bumi, yang menjadi tempat tinggal kita saat ini. Bumi, sebagai tempat makhluk hidup, dimulai dari manusia, hewan hingga tumbuhan. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, pemanasan global sudah menjadi perhatian seluruh dunia, di mana kondisi iklim memengaruhi keberlangsungan ekosistem makhluk hidup. 

KIAT 

Oleh karena itu, Danone Indonesia mengadakan program Danone Community Engagement Day 2022 yang bertajuk KIAT (Kelas Intensif Membuat Konten) bagi para konten kreator untuk meningkatkan kemampuan dałam pembuatan konten terkait isu keberlanjutan lingkungan dan masyarakat. Webinar ini dihadiri oleh Bapak Budi Rahardjo, Agriculture Manager Danone Indonesia, Ibu Annie Wahyuni sebagai Downstream Packaging Manager Indonesia dan konten kreator, Gerald Vincent. Penasaran, apa saja yang dibahas dalam webinar?

Peran Serat untuk Memperlancar Pencernaan dan Mencegah Alergi, Yuk Cari Tahu!

Jika berbicara mengenai serat, saya jadi teringat masa kecil di mana saya termasuk yang kurang suka makan sayuran dan buah. Padahal dua serat tersebut sangat bagus untuk kesehatan, yakni melancarkan pencernaan. Pantas saja saat itu saya sulit untuk buang air besar. Sejenak, saya berasa dejavu saat sudah memiliki keponakan di mana keponakan saya kadang merasakan alergi. Ternyata, antara serat, pencernaan dan alergi memiliki hubungan yang berkaitan. Makanan yang dikonsumsi akan menuju  saluran pencernaan di mana saluran cerna merupakan bagian penting dalam tubuh baik untuk dewasa ataupun si kecil. 

Saluran cerna berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, daya tahan tubuh dan kesehatan si kecil secara keseluruhan. Jika saluran cerna sehat maka sistem kekebalan tubuh anak akan baik dan terhindar dari gangguan pencernaan dan alergi pada anak. Untuk mendukung golden period tumbuh kembang anak, maka dibutuhkan konsumsi serat yang cukup sebagai nutrisi penting bagi tubuh atau dikenal dengan golden nutrition. 

Narasumber Danone Indonesia

Bagaimana Menyikapi Rasa Lelah? Ikuti 5 Tips Ini!

Bagaimana Menyikapi Rasa Lelah? Ikuti 5 Tips Ini! Apakah kamu termasuk orang yang mudah lelah? Jika iya, sudah saatnya kamu memberikan ruang istirahat bagi dirimu sendiri. Jakarta bagi sebagian orang itu ibarat kota impain, kota yang konon katanya memberikan banyak harapan di tengah asa, kota yang menyimpan sejuta kelayakan bagi kehidupan manusia. Untuk menggapai kehidupan yang layak di Jakarta, banyak perjuangan yang harus dilalui, dimulai dari bangun pagi, berangkat ditemani dengan kemacetan hingga pulang larut malam sudah menjadi kebiasaan para pekerja ibu kota. 

Jika kamu lelah, istirahatlah (edit by canva)

Apakah kamu menjadi salah satu yang mempunyai harapan di kota Jakarta? Selamat berjuang! Untuk yang sedang berjuang di kota lain, semangat juga ya! Mari mewujudkan impian masing-masing. Tanpa disadari, tubuh kita akan terasa lelah jika aktivitas yang dilakukan dari pagi hingga malam menyita tenaga. Apa yang kamu lakukan bila rasa lelah sudah menghampiri? Lakukan 5 tips ini!

Bagaimana Menyikapi Masa Transisi Pada Anak? Begini Caranya, Peran Orang Tua Membantu!

Bagaimana Menyikapi Masa Transisi Pada Anak? Begini Caranya, Peran Orangtua Membantu! Saya jadi teringat, proses kehidupan seseorang itu berubah ketika sudah memutuskan untuk melangkah ke pelaminan. Seperti yang dialami oleh teman saya yang sudah menikah. Mempunyai anak merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada hambanya. Sebagai orang tua baru, mereka berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam hidupnya, begitu dalam mengasuh buah hatinya. Sekilas saya jadi teringat dengan keponakan saya di mana sekolah daring selama pandemi. Dua tahun pandemi melanda dunia, tanpa disadari pola pendidikan sekolah pun berubah dari offline ke online. Pandemi mengajarkan kita untuk bersabar dałam segala hal, banyak sesuatu yang berubah, dimulai dari pembatasan fisik dan sosial. Kesehatan menjadi prioritas pertama selama pandemi, tanpa disadari pandemi memengaruhi emosional, mental  dan perkembangan terutama pada anak. 

Webinar 

Anak-anak itu generasi masa depan bangsa. Setelah melewati masa-masa awal pandemi hingga saat ini banyak tantangan orang tua dalam pola asuh ke anak-anak. Jadi teringat, kakak saya mempunyai dua buah hati di mana posisinya orang tua bekerja. Anaknya sekolah dasar dan paud. 

Dalam proses pola asuh anak, mereka bercerita banyak tantangan yang dihadapi. Proses pembelajaran online menyita waktu dan kesabaran. Memasuki masa transisi ini membuat peran orang tua sangat diperlukan di mana anak-anak dan orang tua mempunyai rutinitas baru yang membuat lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sosial. Interaksi dengan lingkungan sosial membuat orang tua harus beradaptasi. Tahukah kamu, setiap tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional?

Bagaimana Menyiapkan Dana Pensiun? 5 Tips Ini Wajib Kamu Terapkan!

Bagaimana Menyiapkan Dana Pensiun? 5 Tips Ini Wajib Kamu Terapkan! Halo guysss, bagaimana kabar 2022? Sudah lima bulan nih, tidak terasa, ya. Bagaimana dengan kondisi kesehatanmu? Semoga baik-baik, saja, ya. Tidak terasa sudah hampir dua tahun, pandemi melanda dunia, tanpa didasari memengaruhi kondisi keuangan. Hal yang sangat saya syukuri di masa pandemi ini, masih bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya. Mengingat perjalanan finansial saya bisa dikatakan terlambat sih. Saya baru belajar mengelola budgeting kurang lebih dua tahun belakangan ini dan itu pun masih tahap belajar. 

Ya, menjadi kebiasaan kurang baik ketika ada uang namun hasrat untuk belanja lebih sering, beli baju, sepatu ataupun lainnya. Teringat akan pesan dari Mama yang bilang, uangmu selama ini sudah terkumpul berapa, Tis? sejenak saya terdiam dan pastinya sambil mikir buat apaan saja ya. Pastinya, untuk melanjutkan ke tingkat Sarjana, saya menggunakan dana pribadi. Ya, pengalaman kerja pertama kali, saya ingat sekali gajinya buat beli makan-makan bersama keluarga dan beli jam tangan. Menulis ini seperti flashback, ternyata mengatur keuangan di saat sudah ada penghasilan itu wajib dikelola dengan baik, untuk kebutuhan apa keinginan.

Dana pensiun