[TIPS] : 5 Tips Bahagia untuk Diri Sendiri, Sudahkah Kamu Mencobanya?

Sudah, jadi diri sendiri saja, lah. Pernah-kah, kamu mendengar kalimat tersebut dari teman-teman terdekatmu? Ya, kalimat tersebut wajar adanya. Apalagi, jika kamu membandingkan antara kehidupanmu dengan yang lain. Diri sendiri bisa dikatakan merupakan asset berharga yang dipunyai setiap orang. Oleh karena itu, dirimu berhak mendapatkan kebahagiaan. Dalam perjalanan yang sudah mengiringimu dari masa kecil, kanak-kanak, remaja, hingga dewasa pasti tingkat rasa kebahagiaan pun beragam.

Bahagia diri sendiri (pribadi) 
Hal sederhana, mungkin ketika kamu bisa berhasil mendapatkan sesuatu, di situ bisa jadi tolak ukurnya. Namun untuk yang lain, tolak ukur kebahagiaan berbeda. Jadi, jangan pernah untuk membandingkan mengenai kebahagiaan :). Melalui postingan ini, intip yuk 5 Tips Bahagia untuk dirimu sendiri, berikut ulasan selengkapnya.

Bahagia, bagi saya pribadi mempunyai makna tersendiri, yakni, saya bebas melakukan hal positif di mana memberikan dampak positif bagi saya dan tetap bertanggung jawab mengenai keputusan yang diambil, hingga menghasilkan sebuah rasa, yaitu bahagia. Rasa bahagia pun tidak selalu tentang keberhasilan akan sesuatu hal. Bahagia bisa didukung oleh yang kamu alami dan terjadi di sekitarmu, misalkan mengenai hubungan. Ya, hubungan di sini, sangat luas, bisa dikaitkan dengan hubungan dengan pasanganmu, atau hubungan dengan teman-teman hingga ke orang tua. Berikut 5 Tips Bahagia Diri Sendiri :

1. Bersyukur yang Kamu Alami Saat Ini
Cara sederhana bagi saya pribadi untuk mendapatkan rasa bahagia yaitu dengan bersyukur. Ya, proses yang kamu alami saat ini, tidak lepas dari perjalanan berliku yang sudah dialami. Entah dengan rasa sedih, lelah hingga merasakan cemas. Karena kekuatan yang ada di dirimu sendiri, kamu mampu melewatinya. Saya percaya, di titik saat ini, pasti tidak berhenti dari rasa syukur. Dan melalui rasa syukur tercipta sebuah rasa bahagia, ya, sesederhana itu ternyata merasakan rasa bahagia. Sudah-kah, kamu bersyukur saat ini?

2. Nikmati Waktu untuk Dirimu Sendiri 
Ya, saya setuju, manusia itu dalam menjalani kehidupan pasti membutuhkan komunikasi dengan orang lain. Misalkan, dalam bertetangga, di kehidupan rumah, sehari-hari, pasti ada waktunya, kamu menyapa tetanggamu, baik dalam aplikasi chat atau bertatap muka. Meski dalam kenyataan, manusia juga membutuhkan ruang sendiri, ya, untuk dirimu sendiri. Jadi, cara kedua agar dirimu merasakan rasa bahagia, ya, nikmati waktu untuk diri sendiri. Banyak hal yang bisa kamu lakukan, untuk menikmati waktu sendirimu dengan membaca atau menonton youtube Satu Persen, dijamin materinya bagus-bagus dan sesuai dengan kehidupanmu, deh.

Membaca Buku (Pribadi) 
3. Memaafkan Kegagalan di Masa lalu
Tips ketiga, bagaimana cara bahagia diri sendiri, yaitu dengan memaafkan kegagalan di masa lalu. Sudah lah, ya, untuk semua kegagalan di masa lalu, yang sudah menyita pikiranmu dan membuat menjadi overthinking, harus segera dihempaskan. Hal mudahnya, dengan memaafkan. Jika gagal ya bangkit dan berusaha kembali, sebagai contohnya. Hal yang perlu diingat, kehidupan terus berjalan, untuk masa kini dan depan.

4. Berharap padaNya, Tuhan Yang Maha Esa
Yang membuat kehidupan manusia tidak bahagia, berharap kepada manusia lain. Padahal kita pernah diajarkan bahwa, jika kita sudah berusaha dan berdoa, hasil akhirnya adalah pasrah. Kepasrahan ini seharusnya yang mendorong kita untuk berharap kepadaNya, Tuhan Yang Maha Esa. Harapan kepada Tuhan, akan memberikan rasa bahagia untuk dirimu sendiri.

5. Bicara dan Mendengarkan Seperlunya
Tingkat kebahagiaan bisa diukur dengan tidak kepo mengenai urusan orang lain. Tidak selalu mau tahu, tetangga punya apa dan ngapain. Percayalah, bicara dan mendengarkan seperlunya, akan membawamu ke rasa bahagia untuk diri sendiri. Ya, ada batasan dirimu mengenai akses di luar sana. Jadi lebih terarah hidupnya dan pastinya apa adanya aja gitu. Bicara seperlunya di sini, dengan tidak membesarkan topik. Selain berbicara, kamu juga perlu mendengarkan seperlunya. Harus ditelaah terlebih dahulu untuk akses yang kamu dengar, penyaringan informasi itu penting.


Nah, 5 tips tersebut yang saya terapkan  agar tetap bahagia menurut diri sendiri. Bagaimana denganmu? ^.^

11 komentar

  1. Aku suka tipsnya nih, apalagi yang pertama, memang terkadang kita banyak pengennya, padahal yang kita punya sebenarnya sudah banyak pula, saatnya kita bersyukur untuk menikmati apa y kita miliki ya mba tis

    BalasHapus
  2. Wah tips nya pas karena memang banyak yang mungkin lupa untuk bersyukur dengan apa yang kita miliki😊

    BalasHapus
  3. Saat ini ne yourself adalah pilihanku. Byk yg kesel aku suka blak-blakan. Aku sih bodomat

    BalasHapus
  4. Yang harus kita dahulukan, apalagi saat pandemi seperti sekarang adalah memenuhi kebutuhan, bukan keinginan. Hidup apa adanya akan terasa lebih mudah. Sederhana yang selalu disyukuri

    BalasHapus
  5. Ok banget tipsnya, Mbak. Hmmm... yang agak sulit dilakukan itu poin kelima, maklum bawaan emak-emak tuh kepo sekaligus harus mengeluarkan 25.000 kata perhari hehehe... Harus terus belajar nih buat praktekin kelima tipsnya.

    BalasHapus
  6. Terima kasih tipsnya mba. Ternyata simple ya untuk bisa bahagia itu, hanya saja kita kadang lupa melakukan itu.

    BalasHapus
  7. Iyap yg paling utama adalh Bersyukur Dan berdamai dengan yang Kita Alami Saat Ini pasti jadi Happy mba

    BalasHapus
  8. Poin 4 itu sebenernya kunci dari segalanya, sih kalau buat aku. Bahagia atau tidak, itu memang saat ini diciptakan. Klise tapi bener, dan kalau kita berfokus sama maunya Sang Pencipta dulu, "bahagia" titik ga pake koma lagi, sebenernya.

    Lah masalahnya kan banyak orang yang memilih dunia dulu. Pandangan orang, ga enak sama orang, ingin terlihat sukses di mata orang pula!

    BalasHapus
  9. Aku mau komentari poin ke-5, nih. Soalnya aku banget, hihihi ... Sebetulnya senang ya punya banyak teman. Tapi, konsekuensinya semakin banyak orang di lingkungan kita, akan semakin banyak suara yang kita dengar dan jadi banyak kata yang kita ucapkan. Padahal sih, sebaiknya bicara dan mendengarkan secukupnya aja. Terlalu banyak suara di kepala kita tuh jadi bikin kita berubah menjadi orang lain demi memenuhi ekspektasi orang lain itu.

    Kalau udah gitu, bisa gagal deh menjadi diri sendiri.

    BalasHapus
  10. nomor 5 nih yang susah, karena banyak yang suka curhat
    Ngga baik distop
    Kalo kepo udah lama ngga, karena ngga ada manfaatnya ^^

    BalasHapus
  11. Bicara dan mendengar seperlunya itu perlu banget deh scr di zaman now informasi banyak sekali beredar kl gak bijak² memfilter bisa² kita crowded dan jd ga fokus ya

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D