Menepi ke Bandung di Sabtu dan Minggu, Kulineran dan Wisata Alamnya yang Masih Memesona

Menepi ke Bandung di Sabtu dan Minggu, Kulineran dan Wisata Alamnya yang Masih Memesona. Bandung, kota yang jaraknya tidak begitu jauh dari Jakarta, akses ke sana pun saat ini sudah beragam. Kembali ke Bandung. Trip ke Bandung sudah direncanakan dengan matang bersama teman-teman. Seingatku, terakhir ke Bandung itu kapan ya, sepertinya sudah belasan tahun lalu. Memang cukup lama haha. Jadi, saat diajakin trip ke Bandung, langsung gaskan aja. Berhubung masih terikat pekerjaan, maka ambil di hari Sabtu-Minggu. Lalu, bagaimana agenda selama di Bandung dan proses menuju ke sana dari Jakarta, simak melalui postingan ini. Trip kali ini disusun dengan matang. Menyadari bahwa kenyamanan dalam trip saat ini sangat penting, maka kami berusaha untuk nabung dari sebelumnya. Semoga postingan ini dapat memberikan gambaran untuk kamu kamu yang mau ke Bandung di hari Sabtu dan Minggu.


Perjalanan menggunakan Whoosh dari Jakarta - Bandung 

Untuk menghemat waktu, akhirnya memutuskan untuk naik kereta cepat. berangkat dari Halim, ambil kereta yang jam 6.45 WIB. Taraaaa....pertama kalinya nyobain naik Whoosh itu tidak terasa ya, iya sih cuma 30 menit saja sampai di Padalarang setelah itu naik kerete feeder ke Bandung. Tepat jam setengah delapan pagi, sudah sampai di Bandung. Perjalanan yang sangat singkat. Sudah ada yang pernah naik Whoosh? Bagaimana kesannya? Proses naik Whoosh dari Halim sudah rapi dan teratur. Seperti lagi di Stasiun kereta api atau Bandara semua disesuaikan dengan prosedurnya, dari proses pengecekan tiket lalu proses body checking. Whoosh datang tepat waktu dan sesuai jadwal. Saat perjalanan, saya duduk di dekat jendela, menikmati perjalanan yang singkat. Entah kenapa, saya merasakan B aja sih, kagak terasa malah kecepatannya. 

Day 1

Sarapan Lontong Sayur

Setelah sampai di Bandung, langkah selanjutnya adalah sarapn kupat tahu 99 Padalarang. Kupat tahu dan lontong 99 ini dah lumayan terkenal di kalangan kulineran dan direkomendasikan. Tiba pagi di sana belum terlalu ramai, sejujurnya aku tak bisa sarapan santan di pagi hari, tapi karena harus mengisi amunisi sebelum kegiatan. Akhirnya, memesan menu kupat tahu telur. Rasanya pas dan gurih, untuk harga saat makan sekitara 20ribuan. Kalau kata temanku, bumbu di sini tuh juara dan enaaak. Kalau kamu mau mampir bisa di alamat > Jl. Raya Padalarang No.593, Kertamulya, Kec. Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40553.





Orchid Fores Cikole

Setelah sarapan kupat tahu, melanjutkan perjalanan ke Cikole. Ya, menikmati suasana alam dan mencicipi kulineran di cafe Golden Pine. Suasana asri ditambah sejuknya udara Bandung mampu membuat fresh pikiran sejenak. Eskrim gelato menambah rasa syahdu dalam memandang alam Bandung. Rasa betah menghampiri namun harus bergantian dengan pengunjung yang lain juga. Jadi, setelah konsumsi croisant, eskrim gelato serta foto-foto untuk menyimpan memori baik dan meninggalkan cafe tersebut. Setelah dari Golden Pine, kembali menikmati sejuknya hutan Cikole, sekedar berjalan santai sambil foto-foto di tempat yang bagus buat menyimpan kenangan. Alhasil waktu sudah menunjukan jam 2 siang berganti ke tempat selanjutnya yakni The Gaia Hotel Bandung. Di sana sempat foto-foto di area belakang dengan latar belakang hotel yang bagus.



Noah Park Bandung

Akhirnya memutuskan untuk main Luge Kart di Bandung. Awalnya khawatir, apakah aku bisa main Luge Kart ini? Namun setelah dicoba malah ketagihan euy. Dengan jalan berliku dan turunan membuat permainan makin seru dan bebas teriak untuk melepaskan beban sejenak. Pokoknya kalau ke Bandung, wajib cobain deh, dijamin seru euy! Untuk biaya permainan Luge Kart ini sekitar 60ribuan ya. Banyak permainan di sini, ada Luge Kart, Go Kart, ATV, Flyingfox dll. Untuk keseruan saat bermain Luge Kart akan diupload di youtubeku yaaa.

Jalan Malam di Braga

Entah kenapa waktu kalau liburan jadi semakin cepat berlalunya. Setelah menikmati Bandung di pagi sampai sore, akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan ke Braga. Ya, menikmati suasana malam di Braga kayak flashback belasan tahun lalu. Braga di waktu malam dan malam minggu itu rame sekali. Akhirnya memutuskan untuk foto-foto dengan menyewa fotografer di sana. Setelah menikmati suasana Braga yang ramai, melipir sejenak minum kopi Djawa sambil memandang orang lalu lalang di sekitar Braga. Tepat jam 9 malam pulang dan istirahat di penginapan.



Day 2 Edisi Kulineran

Sarapan di Ndalem Katresnan

Hari minggu, pagi hari sudah bergegas cari sarapan. Pilihan jatuh di Ndalem Katresnan, di sana beragam menunya. ada bubur sumsum, mendoan, nasi dan telur. Menurutku, sarapan di sini enak banget. Harga di sini masih merakyat. Waktu berkunjung ke sana sekitar jam 7 pagi. Jika mau berkunjung ke sana, pastikan hubungi officialnya untuk menanyakan kepastian jam buka dan lokasi ya. Pokoknya, sebelum beraktivitas, wajib sarapan dulu ya, teman-teman.

The Deli Bakes

Setelah sarapan akhirnya memutuskan untuk kulineran sekitar Stasiun Bandung sebelum kembali ke Jakarta. Memilih The Deli Bakes karena ingin mencicipi tiramisu dan burn cheesenya. Tempatnya nyaman dan masih sepi, mungkin karena datang ke sana masih sekitar jam 11 pagi, cocok jadi tempat foto-foto. Di sini juga terdapat beragam cake yang mengoda selera dan pastinya enak.

Batagor & Baso Cuankie

Setelah ke The Deli Bakes, lanjut makan batagor dan bakso yang enak yaitu batagor & baso cuankie Serayu. Mau makan di sini? harus ekstra sabar mengantri ya soalnya pas datang lumayan panjang antriannya. Tapi pas udah dapat giliran, baksonya enak dan segar menurutku, batagornya juga enak.

Drunk Baker

Sebelum ke Stasiun Bandung, alhasil mampir sejenak di drunk baker, di sini ada roti viral pada masa itu yaitu roti tawar di mana saat di potong isinya ada milo dan susu gitu, apa ya lupa namanya. Pas dicobain terlalu manis sekali. Makan satu roti sudah cukup kenyang.

Pulang ke Jakarta

Setelah menikmati sabtu dan minggu sore di Bandung, sudah waktunya pulang ke Jakarta lagi. Menuju Stasiun Bandung dan naik feeder ke Padalarang dikarenakan akan naik whoosh kembali. Trip ke Bandung ini super nyaman dikarenakan sudah dipersiapkan sebelumnya, dimulai dari menabung setiap bulannya sebesar 300rb hingga akhirnya bisa terkumpul budget yang cukup untuk explore Bandung di waktu weekend. Kalau kamu pernah menikmati Bandung di waktu weekend? Yuk, berbagi ceritanya di kolom komentar ya!


Tidak ada komentar

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D