Keseruan Fast, Feast, Festive Ayomakan.com di Senayan Park

Keseruan Fast, Feast, Festive Ayomakan.com di Senayan Park. Bulan suci ramadan selalu identik dengan namanya 'buka bersama', pasti banyak agenda jadwal. Biasanya acara buka bersama dari teman masa sekolah dasar hingga teman kuliah ataupun teman lama tak bersua. Momen puasa bisa dimanfaatkan kembali untuk menyambung tali silaturahmi dengan mengadakan #BukberTanpaWacana. Melalui aplikasi Ayomakan.com, kamu bisa menentukan ragam menu makanan favorit. Oh iya, tanggal 16 April lalu, saya datang ke Senayan Park dalam rangka acara Ayomakan.com diselenggarakan. Di sana banyak sekali tenant makanan yang ada. Nasi Kapau Bukit Tinggi, Kuriuk, Nasi Liwet, Bakso, Ketan Susu Kemayoran, Es Cekek, dan menu lainnya. Acara Fast, Feast, Festive 2023 Ayomakan.com ini sangat membantu sekali, di mana kita sudah tidak ribut lagi mengenai tempat untuk bukber dan pastinya dapat terealisasi. Dengan variasi menu yang tersedia, sudah tidak ribet lagi menentukan mau buka dengan apa, pastinya semua bahagia dan tidak ada jawaban terserah hehe.

Ayomakan.com

Ingin ke Taman Eco Park Tebet? Begini Caranya!

Ingin ke Taman Eco Park Tebet? Begini Caranya! Sebenarnya, saya penasaran dengan lokasi ini sejak diresmikan dan baru kesampaian saat bulan Januari lalu main ke sana. Taman di Jakarta? Hmm...pasti menarik. Pasti pada penasaran, emang ada taman di Jakarta? Ada dong. Ruang publik hijau sangat diidamkan oleh saya sebagai masyarakat. Di mana ruang publik hijau bisa digunakan sebagai sarana untuk refreshing sejenak dari padatnya aktivitas.


Tebet Eco Park 

Yuk, ke Taman Tebet Eco Park

Ada apa di taman Tebet Eco Park? pastinya ada taman. Ada sudut yang menarik di sini adalah jembatan. Ya, daya magis yang membuat pengunjung datang dan terkesima dengan desain keindahannya. Sejak awal diresmikan, taman Tebet Eco Park ini menarik perhatian warga sekitar Jakarta dan sekitarnya. Dengan luas 7.3 H (informasi di websitenya) membuat taman ini begitu luas dan terdapat beberapa zona yang bisa dimanfaatkan untuk sekedar bermain, berkumpul, olahraga dan pastinya ruang ramah anak juga loh. 

3 Langkah untuk Memperoleh Kualitas Tidur, Apakah Kamu Sudah Menerapkan?

3 Langkah untuk Memperoleh Kualitas Tidur, Apakah Kamu Sudah Menerapkan? Tidur, merupakan faktor penting bagi seseorang. Setelah beraktivitas seharian, dari pagi hingga malam, rasa lelah menghampiri. Alangkah baiknya, dapat memanfaatkan sisa malam dengan tidur nyenyak, namun pada kenyataannya untuk bisa merasakan tidur nyenyak rasanya sulit sekali. Banyak faktor yang mengganggu ketika tidak bisa tidur nyenyak, diantaranya ada beban yang belum selesai atau memang insomnia. Tidur merupakan kebutuhan yang penting, mengapa? karena melalui tidur, sel, organ dan jaringan tubuh untuk bekerja secara normal. Maka dari itu, sebagai manusia harus menjaga kualitas tidur sebaik mungkin. Saya jadi teringat saat melakukan medical check up lalu, saat berkonsultasi dengan dokter, beliau memberikan arahan bagaimana memperoleh kualitas tidur yang baik.

Apa Harapanmu di Tahun 2023?

Apa Harapanmu di Tahun 2023? Membuka tahun ini dengan update blog cerita ringan saja. Sebagai bahan evaluasi diri, masih sama dengan beberapa tahun lalu di mana tidak mempunyai resolusi. Semakin ke sini, semakin sadar diri bahwa kesehatan dan menjalani sesuai dengan kemampuan adalah sebuah kebahagiaan. Tidak ada target ini A, B atau C, bukan karena tidak ada tujuan hidup tapi lebih ke arah nyata. Apakah kamu termasuk yang menulis resoulsi setiap tahun? Hidup di masa pandemi tidaklah mudah, ditambah dengan perekonomian global yang tak menentu, membuat manusia lebih menjaga keseimbangan dalam hidup. 

Taman, melihat taman membuat bahagia

Sebagai bahan renungan di tahun ini, ada beberapa harapan yang bisa dijalani, sebagai berikut :

Menikmati Jalan-jalan ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M

Menikmati Jalan-jalan ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M. Horeee cuti! Alangkah bahagianya saya saat bisa menikmati cuti dengan kelayapan haha. Sebenarnya, ingin rasanya cuti ke luar kota gitu, lihat hijau-hijau biar refresh. Namun, belum berjodoh untuk kelayapan dengan naik kereta api atau pun pesawat terbang. Lalu, ke mana saya saat cuti? Ya, saya bermain ke daerah Blok M. Ikuti postingan ini ya :)

Tempat bermain untuk anak-anak

Perjalanan saya ke Blok M, merupakan awal naik Mass Rapid Transit dan turun di stasiun Blok M pengalaman yang sangat membuat saya kagum, maklum baru pertama kali hehe. Semakin ke sini, khususnya DKI mulai berbenah, dari ruang terbuka untuk publik. Apakah yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Blok M? Terminal, Pasar Blok M atau yang lain?

Dengan kehadiran transportasi yang terintegrasi, maka dengan mudahnya kita menjelajahi Jakarta. Nah, bagi kamu yang sedang berkunjung ke Jakarta, semoga postingan ini bisa membantu :)

Mengoptimalkan Kemampuan Kognitif Anak dengan 8 Winning Skill!

Mengoptimalkan Kemampuan Kognitif Anak dengan 8 Winning Skill! Perkembangan jaman membuat orang tua untuk terus belajar setiap hari. Bahkan yang akan menjadi orang tua kelak juga harus upgrade diri dengan cara mengikuti webinar parenting sebagai modal ilmu   untuk diterapkan nantinya. Seperti yang saya lakukan, mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia dengan tema 'Maksimalkan Perkembangan Kognitif Anak melalui Daya Tahan Tubuh dan Stimulasi yang Tepat'. Ada satu kalimat dari orang tua yang mengatakan, menjadi orang tua itu tanggung jawabnya sulit. Sejenak, saya jadi merenung mengenai kalimat tersebut. Wajar, para orang tua khawatir mengenai buah hatinya, di mana harus mendidik buah hatinya menjadi anak percaya diri hingga siap menghadapi tantangan di masa depan. Pada dasarnya, kemampuan kognitif memegang peranan penting dalam keberhasilan masa depan anak. 

Narasumber Danone Indonesia
Oleh karena itu, Danone sebagai perusahaan yang memiliki kepeduliaan atas tumbuh kembang anak menghadirkan narasumber di antara lain : dr. Molly Dumakuri Oktarina, Sp.A(K) yang merupakan Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi ImunologiRatih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, Parenting Expert, CEO & Founder Personal Growth dan  Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi MKK. – Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia. 

Pengalaman Nonton Indonesia Open 2022 di Istora Senayan

Pengalaman Nonton Indonesia Open 2022 di Istora Senayan. Juni penuh berkah! Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan bulan Juni lalu. Masih teringat dalam ingatan, bagaimana perjuangan untuk mewujudkan keinginan saya yaitu untuk badminton secara live. Perjuangan untuk menonton badminton secara live dimulai dari mencari tiket. Drama selalu ada! Apalagi saat penjualan tiket sudah bisa dipesan, ada saja halangan yang menyapa, seperti server tidak bisa diakses. Anehnya, saat proses pemesanan tiket ternyata sudah ada link 'dalam' untuk beli tiket. Semoga tahun depan masalah pertiket-an badminton bisa lebih baik lagi dan transparan. 

Danone Community Engagement Day 2022 Mendorong Konten Kreator akan Kesadaran Lingkungan, Simak Yuk!

Danone Community Engagement Day 2022 Mendorong Konten Kreator akan Kesadaran Lingkungan, Simak Yuk! Jika berbicara mengenai lingkungan, maka akan tertuju ke bumi, yang menjadi tempat tinggal kita saat ini. Bumi, sebagai tempat makhluk hidup, dimulai dari manusia, hewan hingga tumbuhan. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, pemanasan global sudah menjadi perhatian seluruh dunia, di mana kondisi iklim memengaruhi keberlangsungan ekosistem makhluk hidup. 

KIAT 

Oleh karena itu, Danone Indonesia mengadakan program Danone Community Engagement Day 2022 yang bertajuk KIAT (Kelas Intensif Membuat Konten) bagi para konten kreator untuk meningkatkan kemampuan dałam pembuatan konten terkait isu keberlanjutan lingkungan dan masyarakat. Webinar ini dihadiri oleh Bapak Budi Rahardjo, Agriculture Manager Danone Indonesia, Ibu Annie Wahyuni sebagai Downstream Packaging Manager Indonesia dan konten kreator, Gerald Vincent. Penasaran, apa saja yang dibahas dalam webinar?

Peran Serat untuk Memperlancar Pencernaan dan Mencegah Alergi, Yuk Cari Tahu!

Jika berbicara mengenai serat, saya jadi teringat masa kecil di mana saya termasuk yang kurang suka makan sayuran dan buah. Padahal dua serat tersebut sangat bagus untuk kesehatan, yakni melancarkan pencernaan. Pantas saja saat itu saya sulit untuk buang air besar. Sejenak, saya berasa dejavu saat sudah memiliki keponakan di mana keponakan saya kadang merasakan alergi. Ternyata, antara serat, pencernaan dan alergi memiliki hubungan yang berkaitan. Makanan yang dikonsumsi akan menuju  saluran pencernaan di mana saluran cerna merupakan bagian penting dalam tubuh baik untuk dewasa ataupun si kecil. 

Saluran cerna berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, daya tahan tubuh dan kesehatan si kecil secara keseluruhan. Jika saluran cerna sehat maka sistem kekebalan tubuh anak akan baik dan terhindar dari gangguan pencernaan dan alergi pada anak. Untuk mendukung golden period tumbuh kembang anak, maka dibutuhkan konsumsi serat yang cukup sebagai nutrisi penting bagi tubuh atau dikenal dengan golden nutrition. 

Narasumber Danone Indonesia

Bagaimana Menyikapi Rasa Lelah? Ikuti 5 Tips Ini!

Bagaimana Menyikapi Rasa Lelah? Ikuti 5 Tips Ini! Apakah kamu termasuk orang yang mudah lelah? Jika iya, sudah saatnya kamu memberikan ruang istirahat bagi dirimu sendiri. Jakarta bagi sebagian orang itu ibarat kota impain, kota yang konon katanya memberikan banyak harapan di tengah asa, kota yang menyimpan sejuta kelayakan bagi kehidupan manusia. Untuk menggapai kehidupan yang layak di Jakarta, banyak perjuangan yang harus dilalui, dimulai dari bangun pagi, berangkat ditemani dengan kemacetan hingga pulang larut malam sudah menjadi kebiasaan para pekerja ibu kota. 

Jika kamu lelah, istirahatlah (edit by canva)

Apakah kamu menjadi salah satu yang mempunyai harapan di kota Jakarta? Selamat berjuang! Untuk yang sedang berjuang di kota lain, semangat juga ya! Mari mewujudkan impian masing-masing. Tanpa disadari, tubuh kita akan terasa lelah jika aktivitas yang dilakukan dari pagi hingga malam menyita tenaga. Apa yang kamu lakukan bila rasa lelah sudah menghampiri? Lakukan 5 tips ini!

Bagaimana Menyikapi Masa Transisi Pada Anak? Begini Caranya, Peran Orang Tua Membantu!

Bagaimana Menyikapi Masa Transisi Pada Anak? Begini Caranya, Peran Orangtua Membantu! Saya jadi teringat, proses kehidupan seseorang itu berubah ketika sudah memutuskan untuk melangkah ke pelaminan. Seperti yang dialami oleh teman saya yang sudah menikah. Mempunyai anak merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada hambanya. Sebagai orang tua baru, mereka berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam hidupnya, begitu dalam mengasuh buah hatinya. Sekilas saya jadi teringat dengan keponakan saya di mana sekolah daring selama pandemi. Dua tahun pandemi melanda dunia, tanpa disadari pola pendidikan sekolah pun berubah dari offline ke online. Pandemi mengajarkan kita untuk bersabar daÅ‚am segala hal, banyak sesuatu yang berubah, dimulai dari pembatasan fisik dan sosial. Kesehatan menjadi prioritas pertama selama pandemi, tanpa disadari pandemi memengaruhi emosional, mental  dan perkembangan terutama pada anak. 

Webinar 

Anak-anak itu generasi masa depan bangsa. Setelah melewati masa-masa awal pandemi hingga saat ini banyak tantangan orang tua dalam pola asuh ke anak-anak. Jadi teringat, kakak saya mempunyai dua buah hati di mana posisinya orang tua bekerja. Anaknya sekolah dasar dan paud. 

Dalam proses pola asuh anak, mereka bercerita banyak tantangan yang dihadapi. Proses pembelajaran online menyita waktu dan kesabaran. Memasuki masa transisi ini membuat peran orang tua sangat diperlukan di mana anak-anak dan orang tua mempunyai rutinitas baru yang membuat lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sosial. Interaksi dengan lingkungan sosial membuat orang tua harus beradaptasi. Tahukah kamu, setiap tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional?

Bagaimana Menyiapkan Dana Pensiun? 5 Tips Ini Wajib Kamu Terapkan!

Bagaimana Menyiapkan Dana Pensiun? 5 Tips Ini Wajib Kamu Terapkan! Halo guysss, bagaimana kabar 2022? Sudah lima bulan nih, tidak terasa, ya. Bagaimana dengan kondisi kesehatanmu? Semoga baik-baik, saja, ya. Tidak terasa sudah hampir dua tahun, pandemi melanda dunia, tanpa didasari memengaruhi kondisi keuangan. Hal yang sangat saya syukuri di masa pandemi ini, masih bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya. Mengingat perjalanan finansial saya bisa dikatakan terlambat sih. Saya baru belajar mengelola budgeting kurang lebih dua tahun belakangan ini dan itu pun masih tahap belajar. 

Ya, menjadi kebiasaan kurang baik ketika ada uang namun hasrat untuk belanja lebih sering, beli baju, sepatu ataupun lainnya. Teringat akan pesan dari Mama yang bilang, uangmu selama ini sudah terkumpul berapa, Tis? sejenak saya terdiam dan pastinya sambil mikir buat apaan saja ya. Pastinya, untuk melanjutkan ke tingkat Sarjana, saya menggunakan dana pribadi. Ya, pengalaman kerja pertama kali, saya ingat sekali gajinya buat beli makan-makan bersama keluarga dan beli jam tangan. Menulis ini seperti flashback, ternyata mengatur keuangan di saat sudah ada penghasilan itu wajib dikelola dengan baik, untuk kebutuhan apa keinginan.

Dana pensiun

Komponen Cadangan, Program dari Kementerian Pertahanan, Simak 5 Syaratnya!

Komponen Cadangan, Program dari Kementerian Pertahanan, Simak 5 Syaratnya! 


Teringat saat dulu masih menyandang status sebagai Mahasiswi, pelajaran kewarganegaraan menjadi mata kuliah wajib. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan nasionalisme dan mengenal Indonesia dimulai dari sistem pemerintahan hingga hak dan kewajiban sebagai warga negara. Tertuang dalam UUD 45 pasal 27 ayat 3, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Kamu pernah nggak sih, waktu kecil ingin sekali menjadi bagian negara yang tugasnya menjaga kedaulatan NKRI? 


Jika kamu masih mempunyai impian tersebut, yuk wujudkan keinginan tersebut di tahun ini. Bagi kamu, yang ingin bergabung menjadi bagian dari Kementerian Pertahanan dalam program Komponen Cadangan dapat menyimak syaratnya melalui postingan ini. Sebelumnya, mari kenalan dulu dengan KOMCAD. Apa sih itu KOMCAD? Ya, Komcad merupakan singkatan dari Komponen Cadangan. Penasaran nggak nih, komponen cadangan itu apa? Baiklah, melalui postingan ini akan dijelaskan Mengenai KOMCAD.


Latihan Dasar Militer

Danone Indonesia, Perusahaan Ramah Keluarga untuk Generasi Maju

Danone Indonesia, Perusahaan Ramah Keluarga untuk Generasi Maju. Tepat di tanggal 8 Maret diperingati sebagai International Women's Day. Danone Indonesia sebagai perusahaan ramah keluarga, sangat peduli dengan para perempuan Indonesia. Tahu-kah kamu, jika Danone memberikan hak cuti selama enam bulan kepada karyawati yang bekerja di Danone Indonesia? Syukurlah, ada perusahaan yang peduli dengan kondisi kesejahteraan para pekerjanya. Memperingati Hari Perempuan Internasional dimanfaatkan oleh Danone Indonesia untuk membahas peran perempuan yang menjadi pekerja. Kondisi saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan perempuan sebagai pemimpin tak perlu diragukan lagi. Hampir 48 persen level manajerial dan 56 persen dewan direksi Danone adalah perempuan (2020). Dengan demikian, Danone Indonesia sudah turut menerapkan kebijakan ramah gender.

Refleksi Perjalanan 2021

    Waktu terus bergulir dan tidak terasa sudah memasuki tahun 2022. Dua tahun sudah pandemi membuat rebahan saja di rumah selain bekerja. Rasanya sungguh lelah, namun harus tetap dijalani. Hidup terus berjalan mengikuti perputaran roda kehidupan. Tanpa disadari, tahun 2021 sudah melewati berbagai tantangan. Saya yakin ujian hidup seseorang berbeda takarnya. Ada satu pesan yang bisa diambil yakni Tuhan tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan umatNya. Sekilas merekap 2021 lalu, saya sendiri merasakan sekali perjuangan. Beruntung saat tahun lalu merasakan kerja WFH-WFO, setidaknya mengurangi mobilitas dan tetap menjaga kesehatan. 

Tahun 2021 by Canva

Saya termasuk sangat memilih, jika ingin bertemu dengan orang lain, bahkan selama 2021 saya ke luar rumah untuk bersosialisasi di dunia nyata bisa dihitung beberapa kali. Saya menyadari, pandemi ini belum selesai, bahkan untuk melindungi diri sendiri, masih setia menggunakan hand sanitizer, membawa disfektan hingga menggunakan masker double pun masih dilakukan sampai saat ini. Di tahun 2021, saya banyak belajar tentang :

Pemanasan Global Kian Mencekam, Mari Peduli dengan Bumi dan Menjaga Lingkungan Sekitar

Setiap hari, selepas bangun tidur pagi, saya bergegas menuju kamar mandi. Aktivitas pagi hari meliputi mandi, beribadah dan menyiram tanaman. Ya, tinggal di pemukiman warga, meskipun tidak mempunyai halaman khusus untuk merawat tanaman hijau, tidak menyurutkan niat untuk tetap menjaga bumi. Langkah awal yaitu berkebun daÅ‚am pot. Sebagai manusia, kita mempunyai peran untuk turut menjaga bumi. Masih teringat dalam ingatan saya, saat dulu masih menjadi anak sekolah SMA saat pelajaran IPA membahas pemanasan global. Dulu hingga sekarang, persoalan pemanasan global tidak hanya menjadi tugas negara Indonesia saja namun negara dunia juga. Pemanasan global telah menjadi tantangan bersama. 

Bunga Anggrek hidup di pot, pribadi

Pernahkah, kamu mendengar atau menonton berita, es kutub utara mulai mencair? Pastinya, tahu dong info tersebut. Es kutub utara mencair, efek dari perubahan iklim yang terjadi. Pemanasan global itu apaan sih? Mengutip dari Wikipedia, pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Dampak pemanasan global sangat nyata, diantaranya, perubahan iklim, terjadi kekeringan, naiknya suhu permukaan laut bahkan bisa membuat kepunahan hewan.

2021, Pasrah dan Lelah

2021, aku lelah! 

Entah berapa kali, aku mengucap kata lelah sepanjang 2021 ini. Bukan tidak bersyukur dengan keadaan saat ini, tapi dari lubuk hatiku, benar-benar merasakan lelah. Lelah dengan pandemi ini, lelah sama aktivitas ataupun lelah sama pikiran yang menyita. Semakin ke sini, semakin dewasa, semakin entah apa yang dipikirkan. Ingin rasanya, menjalani seperti air yang mengalir. Disisi lain, tepatnya pasrah. Pasrah untuk apapun itu. Yasudahlah. Circle pertemanan semakin mengerucut, bukan tanpa alasan, ya, mungkin nyaman dengan mereka-mereka saja. Aku pun termasuk orang yang sangat jarang bercerita pribadi. 

via Sepositif
Melihat beberapa berita satu tahun ke belakang, membuat apa yang dulu menjadi ambisius tiba-tiba menghilang begitu saja. Hidup saat ini, hanya untuk sehat dan sehat. Biasanya, menuju akhir tahun, memberikan reward untuk diri sendiri berupa jalan-jalan. Dulu, hampir satu minggu padat kegiatan, Senin-Jumat kantor, Sabtu dan Minggu pasti acara blog atau kelayapan. Sejak pandemi itu, aktivitasku hanya bekerja dan bekerja. Biasanya, selalu kongkow ke mana gitu, pandemi membuat harus di rumah aja. Selain untuk menjaga diri sendiri, ada orang tua yang harus dijaga. Tidak boleh egois dan harus sadar diri, aku yang masih beraktivitas ke luar rumah, harus benar-benar mengimplementasikan 5M. Menggunakan masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan melakukan vaksinasi. 

SEO Moms Community, Belajar SEO untuk Pemula

SEO Moms Community, Belajar SEO untuk PemulaTernyata, hampir setengah tahun saya tidak update blog. Aktivitas di dunia nyata lagi padat merayap hehehe. Entah kenapa, saya selalu merasa 'haus' akan ilmu ya. Meskipun aktivitas di dunia nyata sangat menyita waktu, tapi saya selalu berupaya untuk upgrade ilmu, apapun itu bentuknya. Entah, ilmu mengenai blog, kesehatan mental ataupun lainnya. Toh, pada dasarnya, belajar bisa kapanpun. Kalau dilihat dari perkembangan blog, semakin ke sini, semakin dituntut untuk bisa update yang kreatif atau harus bisa mengenal apa itu SEO.

SEO MOMS Community (sumber grup WA)

Beruntung, meskipun saya tidak lagi aktif di dunia blog, tapi masih ada beberapa komunitas blog di grup WA. Setidaknya, saya masih tahu berita apa yang lagi ramai di lini timeline. Nah, kebetulan saat itu, ada teman saya yang share tentang belajar SEO yang digagas oleh SEO MOMS COMMUNITY. Sempat ragu, saat ingin daftar sih, karena kalau dilihat dari judulnya MOMS, kirain saya hanya untuk Ibu-Ibu saja. Eh ternyata yang belum menikah juga boleh daftar, asalkan perempuan hehe. 

Cara Memasak Nasi dengan Kompor Gas

Cara Memasak Nasi dengan Kompor Gas. Saya jadi teringat sebuah pesan yang pernah saya terima dari mama. Beliau berkata, jadilah perempuan yang mandiri. Ya, mandiri dalam segala hal, baik dalam segi keuangan atau pun mandiri untuk bertahan hidup. Seperti halnya, dalam memasak. Perlu diketahui, perempuan harus bisa memasak, setidaknya untuk memasak nasi. Berbicara mengenai memasak nasi, jadi teringat prosesnya, dulu saat ngekost, saya memasak nasi dengan cara modern, yaitu rice cooker. Tinggal cuci beras, lalu masukan di rice cooker, klik untuk cooking dan nasi sudah matang. Tahu-kah, kamu, selain memasak nasi dengan rice cooker ada cara lain memasak nasi pakai cara tradisional, cara memasak nasi dengan kompor gas. 

[TIPS : Bagaimana Menyikapi Dosen Pembimbing yang Galak? Begini Loh Cara Mengatasinya]

Gambar hanya pemanis saja, hidup warna warni (sumber gambar pribadi)

Kuliah itu bisa dikatakan masa perjuangan, masa pencarian jati diri. Perubahan dari masa waktu sekolah berseragam putih abu-abu menuju masa di mana lebih difokuskan dengan cita-cita yang diinginkan, sesuai dengan jurusan. Namun, ada juga yang berani mendobrak dengan memilih jurusan sesuai dengan prospek masa depannya. Apa pun jurusan yang dipilih pasti sudah mempertimbangkan. Saya mengalami masa kuliah dua kali, di jenjang diploma dan ekstensi strata 1. Melalui postingan ini, saya ingin berbagi cerita tentang perjuangan demi kata lulus pada jenjang strata 1. Perlu beberapa tahun semenjak lulus, saya baru bisa bercerita.