Pengikut

Doa adalah Ikhtiar Terbaik!

Birthday Cake dari Indosat Ooredoo 
Bulan Juni ini merupakan bulan yang penuh berkah. Selain bertepatan dengan bulan suci ramadan, bulan Juni 20an tahunan lalu, aku dilahirkan di dunia. Dan tidak terasa pula, setelah menikmati masa kecil, masa remaja dan kini saatnya tiba mengenyam masa dewasa. Masa dewasa, bukanlah, masa yang mencari jati diri, melainkan mencari kepastian dan bertahan dalam hidup. Mencari kepastian, di sini lebih ke arah, ingin menjalani hidup yang pasti-pasti saja. Beberapa tahun lalu, ketika masih terobsesi ingin A, B atau C, dan kalau sekarang hanya ingin menjalani dan menikmati saja. 

Kalau sekarang mah, mencoba "mengikhlaskan" untuk menjalani yang ada. Tidak mau terlalu egois untuk memaksakan ingin sesuatu. Kalau boleh jujur, sekarang hanya ingin menikmati hidup yang damai, sehat dan pastinya membahagiakan orang tua, tetap menjadi tujuan utama. Adakah, yang sedang menjalani masa dewasa dengan menerima apa adanya dan tidak egois (lagi)? Jika kalian sedang mengalami dan mampu melekatkan, berarti kalian termasuk manusia yang lapang dada.



Percaya deh, setelah melewati masa-masa yang pernah kamu lewati, kadang ada masanya kamu berfikir untuk berhenti sementara. Berhenti sementara di sini, bukan karena tidak mampu untuk melangkah ke depan, akan tetapi lebih mensyukuri yang sudah kamu tempuh sampai saat ini. Masa-masa perjuangan lalu, masa di mana kamu berupaya untuk bisa melaluinya dengan baik, dan pada akhirnya kamu mampu melewatinya. Untuk masa saat ini dan masa depan, lebih ke arah bersyukur saja sampai bisa di posisi saat ini. Sudah mampu mengerti bahwa jalan hidup yang kamu tempuh dan temanmu tempuh berbeda. Bukan, untuk balap-balapan mengenai A, B atau C, tetapi lebih ke arah, mungkin masa saya belum sampai ke situ dan akan indah pada waktunya.



Dan di bulan Juni ini, tepatnya tanggal 17 Juni lalu, banyak doa-doa yang diucapkan oleh teman-teman, keluarga dan lain-lain untuk saya pribadi. Jika menelisik dari doa-doa tersebut, doanya tetap mengarah kebaikan. Doa yang setiap tahunnya ada adalah mengenai jodoh, kebahagiaan, dan kesehatan. Aaaaakh, terima kasih untuk semua ucapan dan doanya. Saya percaya, doa-doa adalah ikhtiar terbaik. Setiap doa adalah kebaikan.


Tiup Lilin hihi (via twitter Teh Liswanti) 

Ternyata, di tahun ini saya mendapat kejutan dari Indosat Ooredoo. Aaaakh, senang banget, ketika ulang tahun bisa dirayakan saat buka bersama. Terima kasih Indosat Ooredoo untuk perhatiannya. Video ulang tahun saya sempat diabadikan oleh Mas Dede.







7 komentar:

  1. Mbak, aku bacanya kayak ngomong sama diri sendiri. Mengingatkan diriku bahwa semakin ke sini bukan lagi membesarkan ego ingin ini dan itu melainkan lebih mensyukuri apa yang ada di depan mata.

    Ah, melow deh.

    Selamat ulang tahun, Mbak Titis. Semoga dilapangkan jalanmu untuk mendapatkan kebahagiaan yang selama ini Mbak Titis idamkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, mbak Ika :)

      Aamiin, untuk doa-doanya ^^

      Hapus
  2. waah selamat bertabah usia mbaaa, semoga makin berkah usianya, bahagia dunia akhirat, terkabul doa

    BalasHapus
  3. Wah selamat ulang tahun ya...

    Saya yg sudah lewat dari dewasa, mendekati usia kepala 4 kini tidak ngoyo apalagi memaksakan kehendak. Berasa usia tidak tersisa banyak maka saya ingin menikmatinya sebaik mungkin. Semoga dijauhkan dari sifat buruk dalam hati yg bisa memicu segala penyakit lahir dan batin...

    BalasHapus
  4. Amin kak..
    Aku baca ini bisa introspeksi diri lebih baik lagi..
    Makasih kak

    BalasHapus
  5. Barakallah Fii Umrik
    Aamiin Yaa Rabb

    *telat kunjungan*

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D