3 Tips Bekerja yang Berhubungan dengan Giro dan Cek

Rasanya, saya sudah lama tak berbagi info, eh cerita deh di blog kesayangan ini. Tidak terasa pula, tahun 2017, tinggal hitungan hari saja lho, hiksss. Gimana, perjuangan di tahun ini? Semoga perjuanganmu sesuai dengan harapan, ya. Hmmm...sebenarnya, ini draft dari tahun 2015-an lalu, tapi efek lagi menyibuk-kan diri di dunia nyata, sampai lupa melanjutkan hihihi. 

Sumber : simulasikredit.blogspot.co.id
Pada postingan ini, mau berbagi cerita tentang pengalaman kerja di mana berhubungan sama bagian keuangan. Apa sih, yang kamu pikirkan ketika di tempatkan di bagian keuangan dan itu tidak sesuai dengan latar belakang pendidikanmu? Pastinya, super seru dong dan tantangan hihihi.


Saya sangat bersyukur, ketika bisa mendapatkan pekerjaan yang menjadi hal baru bagi saya. Di mana harus membuktikan, kalau kita mampu menerima tantangan tersebut. Masih teringat dalam benak saya, 2 tahun lalu, menjadi pengalaman pertama saya bekerja di bagian yang berhubungan dengan giro dan cek. Tantangan pekerjaan saat itu, sangat berbeda dengan pengalaman pekerjaan saya sebelumnya.


Nah, bagi kamu yang pekerjaan berhubungan dengan giro dan cek. Cek tips sederhana a la Titis, hahaha.

1. Ketelitian harus yang utama

Tak bisa dipungkiri, jika kamu bekerja di bawah tekanan, eh maksudnya bekerja yang mempunyai resiko, hal utama yang harus kamu punya adalah ketelitian. Ketelitian di sini, mencakup banyak hal, di mulai dari menulis giro, atau menulis pada slip setoran. Giro adalah alat pembayaran yang digunakan untuk membayar angsuran, biasanya giro ini digunakan oleh perusahaan besar. Secara sederhananya, giro itu bisa dikatakan sebagai "uang jaminan". Giro yang akan dijalankan pun, nominalnya tidak kecil, bahkan giro yang akan dijalankan nominalnya ratusan juta bahkan sampai milyaran.


Jadi, bagi kamu yang bekerja yang berhubungan dengan giro dan cek, harus teliti ya. Dan, jangan sampai salah dijalankan, atau salah nulis ya, hihihi.


2. Fokus, dan jangan tergesa-gesa

Tips kedua adalah fokus dan jangan tergesa-gesa. Ya, namanya juga menjalani pekerjaan, kita dituntut untuk profesional dalam hal apa pun itu. Apalagi, jika kamu bekerja di divisi keuangan, dan mengurusi giro, kamu harus bisa fokus. Yaps, tidak bisa pikiran bercabang, nanti bisa bubar hihihi. Selain, fokus, kamu juga diwajibkan untuk tidak tergesa-gesa. Kalau kata pepatah, intinya pelan-pelan yang penting selamat. Tapi, harus mengukur waktu juga ya, karena giro yang akan dijalankan, apalagi kliring ada jamnya tersendiri, kecuali giro tersebut pindah buku.


3. Harus punya stok kesabaran yang banyak

Tips ketiga adalah kamu harus punya stok kesabaran yang banyak. Kenapa? Karena kamu berhubungan sama divisi marketing, di mana kadang ada giro yang di hold atau tidak dijalankan secara tiba-tiba. Oleh, karena itu, kamu harus mempunyai stok kesabaran hihihi. Apalagi, jika giro yang dijalankan ditolak oleh bank, gara-gara saldo tidak cukup atau ada kesalahan penulisan. Selain, bertugas untuk menyiapkan giro yang dijalankan, kamu harus siap menerima telpon dan email yang tak kunjung selesai hahahaha. Apalagi, harus report juga di excel, word dan sistem. Oh iya, untuk cek, agar tidak bisa dicairkan bukan sama pemiliknya, kamu bisa ubah cross di pojok kiri secara 2 garis ya, agar berubah menjadi giro. Atau gak di void.



Apakah, kamu pernah mempunyai pengalaman sama dengan saya? Ditunggu sharingnya, di kolom komentar ^^






26 komentar

  1. Dari dahulu saya selalu menghindari pekerjaan yang berhubungan dengan keuangan, resiko dan tanggung jawabnya sangat besar.

    BalasHapus
  2. Bahkan menjadi bendahara kelas saja saya tidak berani, takut khilaf hehehhehe

    BalasHapus
  3. Pernah sebentar punya pengalaman kerja di bagian keuangan. Seringnya merasa was-was dan khawatir. Hiks

    BalasHapus
  4. Saya juga pernah bagian finance nya. Tapi gak tahaan.. bukan karena gak suka sih, tapi atasan saya si Bapak itu orangnya ganjen plus centil. Gak nahan disuruh pake rok mini. hehe

    BalasHapus
  5. Aku pernah ngerasain jadi admin kantor sales yang urusannya megang uang. Lumayan, harus ekstra hati-hati dan sedikit was was.

    BalasHapus
  6. Stok kesabaran ini yang kadang suka habis ya hehe

    BalasHapus
  7. Zaman kuliah bagian matkul jelek yg itung2an..gak kebayang kalo dapet kerja yg ngitung2 jg begitu mba..hiks2..

    BalasHapus
  8. Aku paling ga betah kerja dengan model seperti itu. Makanya salut kalau ada yang bisa betah dan teliti ngerjain itu

    BalasHapus
  9. wahh saya belum pernah di bidang keuangan, tapi kalau bisa sih jangan sampai ke bidang itu mbak. saya orangnya ceroboh,

    kan tau sendiri keuangan terkait dengan angka2, kalau kelebihan atau kekurangan 1 digit saja nilainya berubah sangat besar.. saya ampun deh kalau keuangan

    BalasHapus
  10. Naaahh no 3 ini hihihi
    Pekerjaan seperti ini cocoknya emang buat org yg sabaran ya mbak. Kalau aku ehmm.... heheheh :P

    BalasHapus
  11. Wah mba titis keren bisa sabaaaaaaar dengan pekerjaan yang sangat membutuhkan ketelitian. Aku kayaknya gak cocok dengan kerja dibidang keuangan gt huhu

    BalasHapus
  12. Mksh infonya ya Mba.. Sangat bermanfaat..

    BalasHapus
  13. Tengkyu infonya mbak.. Aku dr masih SD selalu jd bendahara sampai kuliah coba.. Emg mesti extra sabar sih ngurusin duit org, hhh
    Bolak balik diittung

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D