Pengikut

Kamu Ingin Donor Darah? Simak yuk, Serba Serbi Tentang Donor Darah yang Perlu Diketahui Sebelum menjadi Pendonor Darah

Via PMI Bandung 
Darah, apa yang pertama kali kamu bayangkan jika mendengar atau melihat darah? Tanpa disadari, keseharian kita akan membutuhkan darah apalagi jika dalan keadaan "urgent". Yaps, sederhananya adalah darah itu seperti kebutuhan yang penting bagi manusia, contohnya adalah kegiatan donor darah. Siapa yang pernah membantu sesama manusia dengan menyumbangkan darahnya? Wah, kalian termasuk orang yang mulia.



Nah, bagi yang ingin donor darah namun belum tahu apa saja persyaratannya, dimana kalau mau donor darah ataupun hal lainnya, bisa disimak melalui postingan ini ya ^^




Hari Sabtu lalu, tepatnya tanggal 5 November 2016 yang berlokasi di Bumbu Desa Cikini, saya menghadiri acara sosialisasi  donor darah 2016 yang diselenggarakan oleh TDB (Tau Dari Blogger) dan bekerjasama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Mengutip via Wikipedia, donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang  secara sukarela untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah.

Sosialisaai Donor Darah (dokpri) 
Nah, dalam pelaksanaan donor darah yang diperlu diketahui adalah persyaratan apaan saja. Sebelum mengetahui tentang syarat -syarat yang dibutuhkan dalam donor darah, kita simak dulu yuk serba-serbi donor darah seperti macam-macam pendonor, pelayanan donor darah,  macam-macam golongan darah dan lain-lainnya.



Pelayanan Donor Darah di 5 Cabang

Nah, bagi yang kamu bertempat tinggal di Jakarta dan sekitarnya, informasi pelayanan donor darah ini sangat penting untuk disimak.

Jakarta Pusat : Jumat
Jakarta Barat : Senin - Kamis
Jakarta Timur : Senin - Kamis
Jakarta Selatan : Selasa - Kamis
Jakarta Utara : Setiap hari


Macam-macam Pendonor

Kamu tahu gak,  kalau pendonor itu terbagi menjadi 5 pendonor, meliputi :

1. Donor Darah Sukarela

Donor darah sukarela ini rutin 3 bulan sekali dalam menyumbangkan darahnya secara sukarela kepada PMI, dimana bertujuan untuk membantu pasien yang membutuhkan.

2. Donor Darah Langsung

Donor darah langsung adalah donor yang menyumbangkan darahnya sewaktu-waktu karena kelangkaan di PMI (biasanya dari keluarga).

3. Donor Darah Pengganti

Donor darah yang menyumbangkan darahnya sewaktu-waktu karena golongan darahnya berbeda dengan golongan darah pasien (umumnya untuk stok darah di PMI).

4. Donor Darah Siaga

Sesuai namanya, donor darah ini sudah dipersiapkan untuk sewaktu-waktu menyumbangkan darahnya ditingkat RW.

5. Donor "On Call"

Donor darah yang mempunyai golongan darah langka yang sewaktu-waktu dapat diminta untuk menyumbangkan darahnya (misalnya, golongan rhesus negatif).


Golongan Darah Manusia

Golongan darah manusia ditemukan oleh Dr. Karl Landsteiner pada tahun 1900 yang terdiri dari golongan ABO (A, B, O dan AB) berdasarkan penemuan antigen (penentu golongan darah manusia) pada permukaan luar cel darah manusia dan antibodi dalam plasma / serum darah (merupakan penghancur antigen bila dicampur dengan antigen lawannya).


Di Indonesia, golongan darah O cukup mendominasi yaitu sekitar 40,77%, disusul golongan darah B 26,68%, golongan darah A 25,48% dan golongan darah AB 6,6%.


Syarat - syarat donor darah

- Berat badan minimal 45kg
- Kadar HB 12,5 g/dL
- Usia 17-60 tahun
- Donor darah tidak menderita penyakit seperti tekanan darah rendah / tinggi, kurang darah (anemia), penyakit kulit kronis, gangguan pendarahan, kencing manis, penyakit hati, ginjal, jantung, paru-paru, kanker dan ayan.
- Bagi perempuan tidak sedang menstruasi,  hamil atau menyusui
- Tidur dan makan yang cukup


Nah, bagi yang ingin menjadi donor darah, jangan lupa perhatikan syaratnya, yang paling penting dalam keadaan sehat. Volume darah yang diambil berapa banyak sih?  Bagi yang berat badannya 45kg itu sekitar 450ml, berat badan 50kg sekitar 350ml dan 450ml untuk berat badan 55kg.


Kemana saja sih, pendistribusian darah itu? 

- Melayani 205 RS di Jakarta, sekitar 41 Bank Darah Rumah Sakit (BDRS)
- RS luar Jakarta 244
- Kebutuhan darah RS perhari 800-1000 kantong.


Bank Darah Rumah Sakit meliputi : RS. Cikini, Fatmawati, Medistra dan lain-lain (bisa di cek informasinya via website PMI).


Gimana sih caranya, kalau kita ingin meminta darah?

Membawa formulir permintaan darah dari rumah sakit yang sudah di cap atau stempel, dan membawa contoh darah yang dimasukkan ke dalam tabung Ethylen Diamine Tetra Asetat (EDTA). 



Donor darah itu ada manfaatnya gak sih? Pastinya ada dong! 

- Dapat mengetahui golongan darah
- Kadar hb dapat terpantau 3 bulan sekali
- Dapat membakar hingga 650 kalori
- Menurunkan resiko penyakit kanker (journal of national cancer institute)
- Menurunkan resiko serangan jantung dan stroke.


Kamu ingin sekolah atau kantornya mengadakan acara donor darah? Bisa disimak nih tata caranya :

- Calon donor minimal 75 orang
- Harus di dalam ruangan (kalau bisa berAC)
- Menyediakan snack, dan berkas administrasi lainnya
- Mengajukan proposal minimal 1 bulan sebelum acara dan bisa contact Ibu Lina / Ibu Cici di 021-3906666 ext 306



Atau yang ingin donor darah bisa langsung contact di bawah ini ya :

Sumber : pribadi

Nah, kamu sudah pernah donor darah? Gimana rasanya?  Karena dengan kamu donor darah, turut membantu satu selamatkan jiwa.


Sumber referensi  : PMI










24 komentar:

  1. aku sukarela nih.. tapi lebih sering ditolak..
    kurang tinggi hbnya hhahaah

    BalasHapus
  2. Donor darah adalah tindakan yang sangat mulia. Betapa tiap tetes darah yang didonorkan sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan. Hal ini akan terasa sekali dan dibenarkan oleh yang pernah merasakan anggota keluarganya sakit dan membutuhkan darah. Maka, darah dari pendonor itu sangat-sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  3. saya belum pernah donor mba, pas mau donor sellau ada halangannya

    BalasHapus
  4. Belum pernah donor darah, karen langganan darah rendah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiksss, semoga bisa di lain waktu ya mba :)

      Hapus
  5. Saya sering banget ditolak juga, sama kaya Mba Mut. Sampe disuruh minum sangobion segala, tapi tetep aja, pas dateng lagi. Ditolak lagi

    :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiksss, semoga di lain waktu bisa ya mba :)

      Hapus
  6. Mashaallah,
    Titis mengingatkanku pada masa lalu.

    Dulu kepingiiin banget donor, tapi apa mau dikata..BB ga memungkinkan.
    Sekarang sudah memungkinkan..tp belum ke PMI lagi.

    Haturnuhun, Tis..
    Sudah diingatkan.

    BalasHapus
  7. Nice info, Mbak :)

    Kalau aku seringnya di tempat kerja, tiap 3 bulan sekali tim PMI datang ke perusahaan agar yang pengen donor enggak perlu repot-repot ke PMI

    BalasHapus
  8. Wah, selain ibadah, ternyata donor darah juga bisa mencegah kanker, jantung dan stroke ya? Baru tau. Donor darah ga sekedar sumbangkan darah aja...

    BalasHapus
  9. Jadi inget, setiap donor darah pasti sehabis itu terasa pusing.
    kalau sudah begitu, cepat-cepat dh pulang langsung tidur siang... tidak lupa sebelum tidur makanan dan minuman dari PMI dihabiskan dulu, ehehe

    jadi kangen donor lagi, semoga nanti ada waktu yang pas.. amin

    BalasHapus
  10. Sebenarnya saya ingin bisa menyumbangkan darah. Tapi apa daya, berat badan kurang dari syarat yang ditentukan.. hiks..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiksss...semoga di lain waktu bisa ya mba :)

      Hapus
  11. Aku belum pernah donor darah :((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga di lain waktu bisa donor darah :)

      Hapus
  12. dua kali daftar donor tapi ditolak semua..
    terakhir ditolak gegara kadar HB kurang
    sedih :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hiksssss, semoga lain waktu bisa ya kak :)

      Hapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D