Pengikut

Umur Manusia Rahasia Tuhan

Kalau berbicara umur seseorang memang rahasia Tuhan dan hanya DIA yang mengetahui umur setiap umatNYA, namun kita sebagai manusia harus bisa bijaksana dalam menjalani kehidupan ini  untuk bisa mempergunakan sisa umur kita untuk bermanfaat untuk orang lain juga. 

Hmm...kenapa saya membahas dengan judul ini? karena, entah kenapa belakangan ini di daerah tempat tinggal saya, tetangga saya meninggal mendadak tanpa diketahui sakit dan sebagai bahan intropeksi diri juga untuk kita yang masih hidup di dunia bahwa kita akan menghadapi kematian. Semakin berjalannya waktu dan semakin bertambahnya usia mempengaruhi juga pandangan kita dalam menyikapi kematian. Oleh karena itu, perubahan dalam diri saya lagi menuju perubahan yang lebih baik dan ingin menikmati kehidupan yang lebih mengutamakan manfaatnya untuk orang lain, meski lagi tahap belajar dan mencoba mengaplikasikan ke kehidupan nyata. Bersenang-senang itu boleh dan menjalin tali silahturahmi dengan teman lama juga dianjurkan, namun sangat disayangkan jika lagi asyik menjalin silahturahmi (bercerita) anda melewatkan kewajiban sebagai umat Islam yaitu Shalat. Dan bagi kalian yang mempunyai rezeki yang berlebih, lebih baiknya jika kalian membagi kebahagiaan dengan mereka yang tidak seberuntung dengan kita, hal tersebut bisa terwujud misalnya berbagi rezeki dengan mereka :) , daripada menghamburkan uang untuk nongkrong di tempat yang gaul dimana untuk menghabiskan uang sangat cepat hehehe. 


Dan yang paling penting dalam kehidupan ini jangan egois dengan keinginan sendiri saja, tidak mau melihat di luar sana yang tidak seberuntung kita. Yuk kita intropeksi diri masing-masing sudah siapkah kita menghadapi kematian? Apa saja yang akan kamu bawa, jika kematian sudah ditakdirkan begitu cepat? yang jelas bukan harta, jabatan atau popularitas ! Yang akan menjadi teman setia kita saat kematian tiba adalah shalat, amalan baik, sedekah, seberapa manfaatnya kamu selama di dunia dan jangan lupa juga menjalin tali silahturahmi kepada sesama manusia serta jangan menyimpan dendam atau melupakan janji juga.'



Umur manusia memang rahasia Tuhan, selagi kita masih dikasih kepercayaan olehNYA untuk menikmati dan menatap kehidupan lakukan yang terbaik menurutmu serta  yang sudah diajarkan oleh Agama juga.
Selamat melakukan intopeksi diri, semoga menuju perubahan diri yang lebih baik lagi :)



Semangat untuk saya pribadi dan untuk semuanya hehehe.


22 komentar:

  1. Semoga bisa memanfaatkan waktu yang diberikanNya dengan sebaik-baiknya ya Mbak Titis, Aamiin

    oya mbak bisa minta tolong isi kuesioner penelitian sya tentang belanja online di link ini ya http://goo.gl/TtxTqf

    Terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali ;) , okeee mas Rian segera ke tkp :D

      Hapus
  2. Wajib ingat padaNya dan saling berbagi ya, Mba. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, 2 hal itu yang akan saya coba jalanin sebagai Makhluk ciptaanNYA ^^

      Hapus
  3. Ini bahasan yang sering terlupakan. Padahal kita nggak pernah tahu ya? seberapa lama kita masih menjalani hidup. Hingga hadir pula pesan, "jangan tunda apa yang bisa kaulakukan sekarang". Yang ini nih yang masih harus dilatih, dilakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar sekali, jika kita bisa melakukan hal yang bermanfaat hari ini kenapa harus di tunda :) , karena kita tidak tahu yang terjadi hari esok atau lusa :D

      Hapus
  4. Benar sekali mbak, introspeksi diri itu memang perlu. Buat pertimbangan langkah kedepan yang lebih baik.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mari kita intropeksi diri masing-masing ya :)

      Hapus
  5. Jika mengingat ternyata sesingkat itu kehidupan di dunia, ternyata banyak hal yang mengharuskan kita hidup dengan sebaik-baiknya ya titis. terima kasih sudah mengingatkan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, semoga kita selalu bisa memanfaatkan kehidupan untuk hal yang berguna untuk orang lain juga, sama-sama Mbak Anggi :)

      Hapus
  6. berasa merinding kalau inget umur yg sewaktu - waktu dapat diambil olehNya..
    makasih Mbak tulisannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak saya pun menulis ini juga merinding juga ;), Terima kasih kembali mbak sudah bermain ke sini :)

      Hapus
  7. Semoga berkah di sisa usia kita aamiin :)

    BalasHapus
  8. merinding bacanya
    umur, rezki, jodoh, dll memang semuanya rahasia Allah
    semoga sisa-sisa umur ini dapat kita gunakan sebaik-baiknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak, saya juga merinding saat menulisnya..belum siap :|
      betul mbak, semuanya sudah diatur olehNYA :), iya semoga kita bisa memanfaatkaan sisa umur kita.

      Hapus
  9. belum siap jika mati mendadak datang, tapi siap gak siap ia tetap datang. Bersiap2 mencari bekal sebelum ia datang seharusnya memang dilakukan ah tapi seringnya malah lalai *nunjuk diri sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga belum siap mbak :|, mari saling intropeksi diri masing-masing menuju hal kebaikan lagi hehehe.

      Hapus
  10. Kalo kata temen, hidup itu masalah, tapi mati jauh lebih bermasalah karena harus mempertanggungjawabkan kehidupan sesuai dengan visi hidup di dunia sebagai seorang hamba. :((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, maka kita yang masih diberikan kesempatan hidup harus bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya mencari pahala kebaikan :)

      Hapus
  11. Amiin..Semoga kita semakin semangat berbenah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari kita berbenah masing' menuju kebaikan :)

      Hapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D