Pengikut

SARASEHAN #3 Menumbuhkan Jiwa Muda, Kreatif dan Peduli

Halo Indonesia! Yuk, berbagi informasi, semangat melalui tulisan seperti yang saya lakukan Sabtu lalu tepatnya 12 Maret 2015, diberikan kesempatan untuk menghadiri SARASEHAN #3 yang bekerjasama antara TDB (Tau Dari Blogger) yang bersinergi dengan KOPI (Koalisi On Line Pesona Indonesia) dan PMI, selain itu acara yang mengambil tema muda, kreatif, peduli itu bertujuan mengajak berbagai pihak turut serta untuk berperan dalam hal kemanusiaan dan menolong sesama. Sarasehan #3 yang mengambil tema muda, kreatif, peduli ini dihadiri sekitar 1000 generasi muda yang sangat semangat yaitu mereka yang bergabung dalam kegiatan palang merah remaja, mereka yang berseragam sekolah dari SMP hingga SMA. Pembukaan acara ini dibuka oleh Marsha Idol yang mencoba mencairkan dan mengakrabkan suasana dengan mengajak menyanyikan lagu Aku Pasti Bisa dan Butiran Debu. Beeeehhhh rasanya, seperti menggalau massal di lagu kedua *eh. Sarasehan #3 juga bekerjasama dengan rumah produksi maxima pictures yang menghadirkan aktris, penyanyi serta relawan PMI juga yaitu Acha Septriasa. Selain itu, hadir juga produser dari film "Sabtu Bersama Bapak" yaitu Pak Odi dan penulisnya yaitu Adhitya Mulya.



Ibu Yeni sebagai perwakilan dari Walikota Jakarta Timur mengajak para generasi muda khususnya pelajar untuk menjadi volunteer kemanusiaan. Sarasehan #3 juga dihadiri ketua PMI Kota Administrasi Jakarta Timur yaitu Drs H.R. Krisdianto ,M.Si. Selain mengajak para generasi muda untuk berperan aktif dalam hal sosial, sarasehan #3 juga mengajaka seluruh lapisan masyarakat untuk menonton film original bukan bajakan. Yuk, hargai para seniman Indonesia dengan menikmati karya yang original ya.  Dalam kesempatan itu Adhitya Mulya juga memaparkan kenapa beliau menulis novel yang berjudul "Sabtu Bersama Bapak", menurut beliau film yang diangkat dari novel yang berjudul sama dengan filmnya yaitu bercerita tentang sebuah keluarga yang kehilangan bapaknya dimana menjadi sosok kepala keluarga. Agar tidak kehilangan sosoknya, dibuatlah video untuk anak-anaknya dan video tersebut disaksikan setiap sabtu ketika sosok Ayahnya sudah tidak ada. Kalian bisa menyaksikan film ini sekitar bulan Agustus 2016 nanti. 


Sarasehan #3 ini juga mengajak semuanya untuk menjadi "volunteer" kemanusiaan sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimilik. Hidup terasa bermanfaat jika kita mampu berguna untuk sesama.



Yuk, dukung terbentuknya RUU kepalangmerahan ya #savepmi


10 komentar:

  1. Permintaan Pengesahan RUU terus-terusan di keluarkan tapi kayaknya belum ada hasil, semangat buat relawan PMI

    BalasHapus
  2. menjadi relawan dalah kebanggaan bisa bermanfaat untuk orang lain

    BalasHapus
  3. Yuk Menjadi Relawan PMI
    mengabdikan diri untuk kemanfaatan
    salam sehat dan sukses mbak

    BalasHapus
  4. Sesekali donor darah bisa disebut sebagai volunteer kemanusiaan kan ya hehe... semua berawal dari hal kecil dan semoga bisa membawa pengaruh baik untuk sekitar

    BalasHapus
  5. Hidup akan lebih berarti ketika bisa memberikan manfaat untuk sesama ya mbak :)

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D