Pengikut

5 Hal yang Tidak Mungkin Saya Lakukan Jika Kegagalan Menyapa

Via google 
Namanya kehidupan pasti pernah mengalami kalah - menang, bangkit - terpuruk hingga sedih dan bahagia. Pernah-kah kamu merasakan kegagalan ketika menginginkan sesuatu? Ketika perjuanganmu "berhenti sementara"? Jika iya, semoga postingan ini mampu membuat saya, kamu dan semua yang membacanya kembali bangkit dan berdiri lagi. Tulisan ini sekaligus menjawab tantangan yang berjudul " 5 Hal yang Mungkin Tidak Akan Saya Lakukan di Dunia Ini", maka saya akan menjawab tantangan ini yang intinya tetap sama, mengenai hal "tidak mungkin". Kalau mau ngintip tulisan Mak Windi Teguh bisa mampir ke sini, Mak.



Percaya dong,  kalau kehidupan itu bagaikan roda yang berputar?  Yaps, kadang di bawah dan di atas, ibaratnya pernah merasakan di puncak atau  di titik yang menyebabkan keputus-asaan. Namanya, kehidupan itu merupakan hal yang wajar dan lumrah sekali. Nah, untuk membangkitkan kembali semangatmu di penghujung 2016 ini, saatnya intropeksi diri masing-masing. 5 Hal yang Tidak Mungkin Saya Lakukan Jika Kegagalan Menyapa, berikut rinciannya :

1. Tidak akan menangis sepanjang  waktu

Kegagalan itu seperti cambuk-kan untuk kita supaya bangkit lagi. Saya yakin setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Nah, ketika kegagalan menyapa, saya tidak akan menangis sepanjang waktu. Menangis itu memang perlu untuk meluapkan emosi sesaat tapi gak perlu sepanjang waktu juga, kenapa? Selain hanya membuang waktu saja, dan membuat mata menjadi sembab, menangis akan membuatmu semakin terpuruk juga.  Kegagalan dalam bercinta, kegagalan dalam pendidikan ataupun kegagalan dalam karir, anggap saja sebagai ujian dariNya.


Tidak perlu menangis sepanjang waktu ya, guys. Bangkit dan berdiri lagi sampai kamu mampu membuktikan dan mampu melewati pahitnya peristiwa yang dialami. Apa kamu pernah menangis sepanjang waktu kalau lagi gagal? Hmmm...menangis boleh kok tapi jangan lama-lama ya hehe.


2. Jangan pernah menyalahkan usahamu sendiri

Gagal? Pasti pernah dong. Hal yang kedua yang tidak mungkin saya lakukan jika kegagalan menyapa adalah jangan pernah menyalahkan usahamu sendiri.  Maksud arti dari menyalahkan usahamu sendiri di sini adalah ah, coba tadi aku lebih teliti dan belajar setiap hari pasti akan lulus tes ujian ini. Namanya usaha tidak ada yang sia-sia kok, lebih tepatnya belum "rezeki". Jadi, kamu gak perlu lah menyalahkan usahamu sendiri, intinya kamu sudah berusaha untuk mencobanya, setuju?

3. Curhat di buku diary atau social media

Poin ketiga adalah jangan sampai kamu terus menerus untuk curhat di buku diary atau social media ketika kegagalan menyapamu,  kenapa? Biasanya, kalau curhat di social media, secara gak langsung semuanya akan dikeluarkan melalui tulisan pada sebuah status social media. Curhat di buku diary boleh sih, tapi....jangan terlalu keseringan nanti kamu gak bisa bangkit lagi. Mending buat postingan di blog tapi sekalian memberikan solusi juga hehehe.


4. Menyerah dan tidak mau keluar dari zona nyaman 

Hai kamu yang lagi gagal, jangan menyerah sampai di sini saja. Menyerah bukan solusi loh. Sebagai manusia kita dilarang buat menyerah, atur strategi lain biar kegagalan tidak menyapamu lagi.  Setidaknya,  berani keluar dari zona nyaman mampu kamu coba, kenapa tidak?


5. Berhenti sampai di situ saja dan tidak mau bangkit lagi

Gak ada di kamus saya kalau misalkan gagal terus berhenti sampai di situ saja, karena motto saya yaitu, hidup adalah perjuangan.  Ketika saya gagal atau berhasil itulah prosesnya, dan saya memang lagi menikmati prosesnya. Jadi, saya gak akan berhenti begitu saja dan tidak mau bangkit lagi, itu bukan saya banget, kamu pasti setuju dong? Hehehe.



Nah, sebagai generasi penerus bangsa dan kaum muda sudah saatnya kamu bangkit dari keterpurukan hidup. Yaps, saya tahu untuk bangkit gak mudah tapi boleh dicoba kan,  guys?


Kalau kamu ada gak sesuatu yang tidak mungkin dilakukan di dunia ini?

14 komentar:

  1. Paling sering menyalahkan diri sendiri atas kejadian ngga enak yg sudah terjadi, padahal ngga boleh ya... cuman, kadang ya gitu deh, ngerasanya salah aja terus & kayaknya diri sendiri paling berperan dalam hal itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengikhlaskan mba, meski berat di awal hehe

      Hapus
  2. hidup adalah perjuangan, jika gak pernah gagal, namanya bukan hidup ya... jika kita pernah gagal, kita harus bisa mengambil hikmahnya

    BalasHapus
  3. Setuju banget, Mbak. Dan yang penting kalau kita punya masalah, kita mesti kuat hati. Terus jangan menyerah. Aku pun pernah mengalaminya di tahun 2014-2015, jungkir balik dan kegagalan yang bertubi-tubi, terseok-seok, sampai-sampai mau putus asa, sampai mau menyerah. Pernah nangis seharian juga.. Hikss hiksss.. Tapi dengan tetep tekun dan memperbaiki segala macam masalah, jalan itu terbuka dengan sendirinya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, pengalaman yang penuh perjuangan ya mbak, tetap semangat ^^

      Hapus
  4. aku salut dengan prinsipnya mbak, sepertinya mbak emang wanita yang tegar.

    salam kenal ya . . .

    BalasHapus
  5. Kalau udah gagal itu rasanya dunia runtuh,rasanyaaa hehe

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Boleh Mas, tapi jangan keseringan *eh

      Hapus
  7. Terima kasih banget pencerahannya mbak, ini saatnya aku bangkit kembali menggapai cita2 dan impianku!

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Mohon untuk tidak berkomentar dengan menggunakan link hidup :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D