Pengikut

Belajar untuk Survive Hidup

Sumber : internet
Jika berbicara mengenai survive, maka kita akan tertuju kepada cara / usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk bertahan dalam pilihan hidupnya, setuju gak para blogger? Nah, mengenai pilihan kadang seseorang dalam memilih suatu pilihan adakalanya menimbang baik dan buruknya, adapula yang mengambil sebuah pilihan dalam keputusan dikarenakan unsur "terpkasa. Nah, ini yang "berbahaya" ketika kita mengambil sebuah keputusan dengan unsur terpaksa. Contohnya, misalnya ketika kamu memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan A, padahal kamu tidak ada tertarik sama sekali mengenai jurusan tersebut, dan ternyata kamu diterima disitu. Alhasil, kamu harus bertanggung jawab atas pilihanmu, maka tidak ada kata lain selain harus "survive". Ataupun untuk contoh lainnya adalah ketika kamu diterima nih di Perusahaan C, sebenarnya kamu kurang sreg nih untuk posisi / gajinya, namun apa boleh buat ketika kamu sangat membutuhkan pekerjaan untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan hidup, iya kan? Nah, solusi yang tepat untuk menjawab tantangan tersebut yaitu dengan survive. Ya, namanya juga lagi menikmati kehidupan gak selamanya kan, untuk impian yang kamu inginkan bisa tercapai sesuai dengan maumu. Hmmm...sebenarnya, survive itu saya jadikan sebagai sebuah tantangan, dimana tantangan itu ketika saya harus tetap berjuang meski bukan sesuai dengan pilihan hati saya, ibaratnya ada yang harus membuat saya bertanggung jawab atas pilihan. Jadi, bagi saya survive itu seperti pengingat ataupun sebagai pemacu apakah saya bisa bertahan dengan pilihan saya.




Kadang manusia mempunyai cara beraneka macam untuk mampu survive. Nah, pada kesempatan ini semoga tulisan saya mampu menjernihkan kembali pikiran Anda yang mulai tergoyahkan. Yaps, survive itu harus dimiliki oleh setiap orang, kenapa? Jika tidak, maka orang tersebut tidak akan mampu menghadapi "ombak" yang akan menerjang. Banyak sekali alasan seseorang untuk bisa survive di lingkungan kerja, kampus ataupun pertemanan. Belajar untuk survive hidup sangatlah diperlukan, anggap saja fase kehidupan itu tidak selalu di bawah ataupun diatas mulu. Saat ini kamu harus survive dulu dalam keadaan dimana yang kamu anggap paling merasakan keputus-asaan, ingat nanti dikemuduan hari sebuah survive itu akan menghasilkan dirimu yang pantang menyerah, semangat hidupmu akan terus menyala. Ya, saya pernah merasakan dimana saya harus survive dengan keadaan pada (waktu itu), peristiwa ini terjadi ketika saya menginjak bangku kuliah. Dan pada waktu itu saya memilih jurusan yang bukan pada umumnya, yaitu Teknik. Ya, Teknik Elektro. Jujur saja, pada waktu awal-awal masuk kuliah sempat stress dengan Mata kuliah dan lingkungan pertemanannya, perempuannya jarang sekali. Namun saya dituntut untuk survive dengan pilihan yang sudah dipilih. Yaps, survive adalah sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap diri saya pribadi dan orang tua. Pada akhirnya...saya mampu melewati tantangan itu meski dalam menjalankan "bertahan" banyak sekali tantangan yang menghadang. Cerita lain, saya harus survive dalam hal pekerjaan. Survive dalam pekerjaan adalah hal tersulit ketika batin sudah bergejolak. Apalagi jika penuh tekanan, namun pada akhirnya survive sebagai jalan kita untuk tetap mencintai apa yang sudah kita pilih serta bertanggung jawab. Kalau kamu lagi survive untuk apa nih?


9 komentar:

  1. wah tulisan titis emang selalu menarik buat dibaca sampe tamat

    itu jurusan yang susah banget Tis, elektro, pesti kudu pinter fisikanya ya

    BalasHapus
  2. Lagi survive menghadapi insomnia, Mba

    BalasHapus
  3. Artikel yang sangat berkesan, tentang Belajar untuk Survive Hidup lanjutkan Mbak Titis

    BalasHapus
  4. Survive itu, bertahan dengan keadaan ya :)

    BalasHapus
  5. Hidup itu sendiri juga harus survive kalau menurut saya

    BalasHapus
  6. Tidak mudah untuk bisa survive dalam segala hal ya mbak. Diperlukan sebuah keteguhan hati, agar kita menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab

    BalasHapus
  7. survive untuk kebahagiian keluarga..ngerasa belum maksimal aja hiks..

    BalasHapus
  8. aku juga labgi belajar survive untuk suatu hal

    BalasHapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D