Pengikut

Hidup Sebuah Anugerah dan Bersyukur !

     Hidup ! Apa yang kau pikirkan jika dihadapkan dengan kata "Hidup" ? Hanya "menginginkan" kata bahagia saja ? Jika iya, berarti tandanya kamu belum "siap" untuk menjalani dan menghadapi kenyataan hidup yang sebenarnya. Tak perlu harus menunggu dewasa / tua untuk mengerti artinya hidup. Cara sederhananya adalah ketika merasakan kisah kepahitan yang sering terjadi setiap hari maka secara tidak langsung mereka sedang "menjalani" kehidupan yang sebenarnya. Jika kita menengok di luar sana, sebagian hidup "mereka" anak kecil jauh dari kata layak dimana setiap hari merasakan kepahitan, hidup di jalanan dengan "kerasnya" kehidupan. Batin mereka seperti "tersiksa" oleh keadaan. Pergaulan-lah yang membawa "mereka" ke hal negatif, sehingga menimbulkan ingin menyudahi hidupnya dengan hal yang dilarang oleh agama yaitu "bunuh diri". "Mereka" menganggap bahwa kehidupannya tidak berharga karena hanya begini-begini saja, tidak ada perubahan yang berarti dimana bisa menghasilkan perubahan ke arah yang baik.

      Lalu kita melihat ke berita televisi, semakin ke sini hidup seperti tidak "berharga" ya? Mungkin kah ini yang menyebabkan kasus bunuh diri meningkat secara tajam? Karena setiap hari saya melihat dan mendengar berita di televisi ada saja seorang yang ingin menyudahi masa hidupnya. Kalau menurut saya, kasus percobaan "bunuh diri" itu bisa terjadi karena beberapa fakor, diantaranya : putus cinta, cinta di tolak, perselingkuhan atau kecewa terhadap masalah hidup yang tak kunjung selesai. Jika masalah tersebut berhasil menggoyahkan dirimu untuk bunuh diri, berarti kamu belum "siap" untuk hidup yang sebenarnya. Saya sebagai generasi muda melihat berbagai berita bunuh diri dimana-mana membuat saya miris sekali. Nah ! Melalui postingan blog ini, saya ingin membagikan sedikit tips untuk menghindari "bunuh diri". Yuk ! Mulai detik ini juga, #CintaiHidupKamu ! Apa saja tips mencegah "bunuh diri" tersebut ?

1. Ingatlah Tuhan

    Ya, dengan mengingat Tuhan ada, maka kalian akan lebih tenang dan "siap" ketika lagi menghadapi masalah hidup. Begini maksud penjabaran saya : Jika kamu percaya bahwa Tuhan ada, berarti kamu mengetahui bahwa Tuhan selalu bersama kita dalam segala rasa, entah suka dan duka. Dan ingatlah, bahwa Tuhan yang menciptakanmu ke dunia dengan sebuah alasan, agar kamu bisa menjadi manusia yang "keberadaannya" memberikan manfaat untuk orang lain. Tuhan, Sang Pencipta tidak akan pernah meninggalkan hambaNYA. Berdoalah kepadaNYA, agar masa-masa kepahitan segala dilalui.

2.Kehangatan Keluarga 

    Keluarga adalah alasan kedua kamu hidup di dunia ini selain Tuhan sudah menciptakanmu. Mungkin ada yang bertanya, gimana kalau keluarganya berantakan ? Kemana lagi mendapatkan sebuah kehangatan dari kasih sayang seorang Ibu, Bapak ataupun saudara? Jika keadaan seperti itu, maka hal yang kamu lakukan adalah kembali mengingat Tuhanmu. Atau tidak berbagi kisah lah kepada seorang sahabat, ataupun teman. Untuk teman atau sahabat, saya yakin pasti ada dong. Percayalah, jika kamu cerita yang sebenarnya, maka teman akan simpati denganmu dan semoga dengan kamu menceritakan kisah pahitmu beban di pundakmu sedikit berkurang. Ya, berharap juga temanmu memberikan solusi :)

3. Lihat Di sekitarmu

    Lalu yang ketiga adalah lihat disekitarmu. Apakah kau merasa kehidupanmu sangat buruk sekali? Buka matamu lebih lebar lagi lalu jernihkan pikiranmu dan tahan emosimu yang sesaat itu, bahwa di luar sana masih ada yang kisahnya lebih pahit darimu tetapi mereka masih tetap "survive" dalam kehidupan. Masa iya kamu kalah? Jangan tunjukan kelabilan dan emosimu untuk hal negatif ya !

4. Jernihkan Pikiran

     Menjernihkan pikiran disaat lagi ada masalah sangat berguna loh. Menjernihkan pikiran ini berguna untuk menghindarkan kita dari hal yang konyol. Jangan pernah menganggap dengan bunuh diri, masalahmu akan selesai ! Kamu akan menyusahkan orang lain lagi dengan ulah konyolmu. Jadi, stop pikiranmu yang sangat labil itu !


Dan bunuh diri bukanlah solusi yang tepat, karena dari ulah konyolmu maka kamu akan menyusahkan orang lain (lagi). Ingat, bukankah kamu hidup untuk masa depan?  Nah ! Hidup untuk masa depan itu akan membuatmu lebih mudah memafkan, melapangkan serta keikhlasan untuk masa lalumu. Yuk #CintaiHidup kamu dengan melakukan sesuatu yang berguna untuk dirimu sendiri dan orang lain. Hidup akan lebih berharga jika kamu mengerti "arti" hidup. Karena hidup adalah sebuah anugerah dan bersyukur ! #CintaiHidup kamu dimulai dari sekarang juga ya! Ingatlah, mimpimu sudah menunggu di depan tuh ! Bukan kah mimpi itu untuk diraih? Yuk! #CintaiHidup kamu dengan sebaik-baiknya dan tetap semangaaaaaaaaaaat !

 #CintaiHidup kamu untuk Tuhanmu, Keluargamu, Sahabatmu dan seseorang di masa depanmu !



Badai pasti berlalu dan ingatlah Tuhan selalu ada untukmu ! 


(GIVEAWAY) AYO MENULIS ALASAN UNTUK HIDUP! AYO #CINTAIHIDUP KAMU !


    

12 komentar:

  1. Wah.pencerahan di sore hari nih.....tetep semsngatttt

    BalasHapus
  2. Duhh. Keren banget nihh...
    Amat sangat bermanfaat :))

    BalasHapus
  3. Hidup adalah cobaan. Ungkapan ini ada benarnya juga, karena selama proses kehidupan, kita tak pernah lepas dari yang namanya cobaan, cobaan hidup. Cobaan hidup datang silih berganti, ibarat kata peribahasa mati satu tumbuh seribu, ya begitulah dan ini akan terus berlangsung selama kita hidup di dunia ini. Agar kita kuat dalam menjalani berbagai cobaan dan permasalahan hidup, kita harus sabar. Kesabaran adalah obat paling baik untuk semua permasalahan. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersabarlah dalam waktu yang tak ditentukan ya :)

      Hapus
  4. Penting nih mak di tengah kebebasan yg tengah dieluelukan saat ini..smua ikut gaya artis kl ga ngikut dibilang cupu. Kl cupu jd stress,kasian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Mak, semoga tulisan ini bisa bermanfaat :)

      Hapus
  5. semoga kita dijauhkan dari perbuatan2 buruk yang menjauhkan dari ridho, aamiin

    BalasHapus
  6. kalau ada masalah malah menghindar dari lingkungan, malah makin terpuruk. pengalamanku dulu mending tetep ngumpul sama temen, karena kalo sendirian bakal lebih ngerasa ngenes hidupnya. dan dekat dengan keluarga dan Tuhan itu penting banget. kalo yang lain cuma sekedar numpang lewat, keluarga dan Tuhan selalu ada buat kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mbak harus membuka diri ya dengan bercerita sama teman ya :)

      Hapus

Yuk berkomentar di blog saya, saling berbagi informasi untuk orang lain juga :)

Terima kasih sudah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya di blog kalian ya :D